Jumat, 01 Maret 2024 15:41

Harga Beras di Makassar Mulai Stabil Jelang Ramadan

Ist
Ist

Pedagang mengaku harga beras beberapa hari terakhir mulai normal.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA- Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Makassar mulai stabil. Jelang bulan suci Ramadan harga beras kembali normal.

Berdasarkan pantauan di Pasar Tradisional Terong, Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar, Sulsel, pedagang mengaku harga beras beberapa hari terakhir mulai normal.

Habidin (35) pedagang beras di sana mengaku harga beras yang dijualnya masih terbilang normal, sekalipun beberapa waktu lalu mengalami kenaikan.

Baca Juga

"Menurut saya, harga beras saat ini masih normal, stagnan. (Meskipun) masih bisa naik karena panen itu sekitar April. Tapi hari ini masih normal," ucapnya

Dirinya tidak menampik bahwa sempat terjadi kenaikan harga sepekan terakhir. Hal itu kata dia karena, saat membeli ke pemasok atau petani, harganya sudah terlanjur naik.

"Harga beras sekarang tergantung dari pabrik juga. Sekarang murah tapi biasa tiga hari naik lagi, untuk hari ini masih normal," ujar Habidin.

Harga beras yang diperoleh Hamidi dari pabrik Rp 16.000 per kilogram."Jadi kita jual di sini Rp 18.500 (per kilogram). Kalau perliter itu kena Rp 13.000," jelasnya.

Sementara salah satu pedagang beras di Pasar Pabaeng-baeng yakni Daeng Nambung (36) mengatakan, harga beras menurutnya masih normal. Bahkan jenis beras premium mengalami penurunan.

Diketahui, harga beras jenis medium di Pasar Tradisional Pa'baeng-baeng mencapai Rp 14.000 per kilogram.

Sedangkan, harga beras jenis premium mengalami penurunan yakni Rp 16.000 per kilogram dibandingkan beberapa hari lalu yang tembus mencapai Rp 17.000 per kilogram.

"Mungkin tidak terlalu naikji. Kalau untuk penjual itu biasa-biasaji. Masih normal dan wajar," ucap Daeng Nambung Kamis siang.

Daeng Nambung juga tidak terlalu mempermasalahkan soal jika harga beras naik. Karena menurutnya hal itu dapat mensejahterakan para petani.

"Lagipula juga kalau beras naik, untungnya juga kan makmurnya sesama petaniji, karena dimanaki (dari mana kita) ambil beras kalau bukan dari petani. Setidaknya memakmurkan juga petani," ungkapnya.

Daeng Nambung juga menjelaskan kondisi pasar juga masih normal. Dia menyebut biasanya jelang sepekan Pasar Tradisional Pa'baeng-baeng bakal ramai dikunjungi pembeli.

"Kalau untuk sementara belum terlalu ramai sih. Biasa-biasa saja. Nanti kalau satu minggu mau puasa baru banyak pembeli," bebernya.

 

Penulis : Aldi
Editor : Rahma Amin
#Harga beras naik #Bulan Ramadan
Berikan Komentar Anda