Sabtu, 29 Juni 2024 13:01

Jokowi Akui Harga Beras Terus Naik karena Produksi Jeblok

Joko Widodo
Joko Widodo

Pemerintah juga tetap menyalurkan distribusi bantuan beras sebanyak 10 kilogram.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui harga beras yang terus naik dalam sebulan terakhir dipicu oleh jebloknya produksi. Jokowi menyebut, ini adalah imbas dari gelombang kekeringan yang melanda dunia.

"Harga beras yang terus naik tidak bisa kita kendalikan karena harga pangan di seluruh dunia memang sedang mengalami kenaikan akibat penurunan produksi. Kita sedang menghadapi dampak kekeringan yang melanda dunia," ujar Jokowi saat melakukan kunjungan ke Gudang Bulog Buntok, Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Jumat (28/6/2024) kemarin.

Jokowi menyatakan pemerintah terus berupaya untuk menggenjot produksi agar pasokan bisa terjaga, sehingga harga beras turun.

Baca Juga

Dilema Keseimbangan Harga

Namun, orang nomor satu di Indonesia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepuasan petani dan keterjangkauan harga untuk konsumen. Harga di pasar juga tak boleh terlalu rendah agar pedagang dan petani tetap bisa untung.

"Pemerintah harus menjaga keseimbangan yang tidak mudah, menjaga keseimbangan agar harganya (membuat) petani senang, harga di pasar, masyarakat juga senang. Tapi ya itu enggak mudah," tutur Jokowi.

Pemerintah juga tetap menyalurkan distribusi bantuan beras sebanyak 10 kilogram. Bantuan pangan ini akan berlanjut hingga Desember, namun diberikan dua bulan sekali, artinya bantuan pangan akan diberikan bulan Agustus, Oktober, dan Desember.

"Januari sudah dapat? Februari sudah? Maret sudah? April sudah? Mei sudah? Yang diterima ini Juni? Setelah Juni nanti Agustus, Oktober, Desember. Sampai Desember diteruskan ya," kata Jokowi.

Hasil pemantauan di Panel Harga Nasional Badan Pangan Nasional, per hari ini rata-rata harga beras secara nasional tercatat di level Rp 15.550 per kilogram (kg) untuk jenis premium. Sementara yang medium di harga Rp 13.550 per kg.

 

Editor : Muh. Syakir
#Presiden Joko Widodo #Harga beras naik
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer