TATOR, PEDOMANMEDIA - Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menginstruksikan penanganan darurat lebih cepat pada dua wilayah yang mengalami bencana longsor di Tanah Toraja. Bupati Tator Theofilus Allorerung memuji respons cepat pemprov.
Bahtiar sendiri langsung menuju lokasi bencana Minggu kemarin. Ia juga menginstruksikan pencarian dua korban yang masih tertimbun terus dilakukan.
"Kehadiran Bapak Gubernur malam ini merupakan respons yang cepat dan menjadi penghiburan serta penyemangat bagi kami di Tana Toraja, terutama bagi keluarga yang terdampak," ujar Theofilus di Rumah Sakit Lakipadada, Minggu malam, 14 April 2024.
Bupati Theofillus melaporkan, bahwa sejak kejadian bencana Sabtu malam (13/4), pemerintah daerah telah bergerak cepat. Tim langsung dipimpin oleh wakil bupati bersama TNI-Polri dan unit-unit rescue lainnya. Masyarakat setempat juga turut serta bahu-membahu dalam upaya evakuasi di lokasi bencana.
Menurut Theo, tidak ada pembuatan tempat pengungsian karena masyarakat Toraja memiliki tradisi kuat untuk menampung para pengungsi di rumah-rumah keluarga mereka. Kata Theo, ini adalah karakter yang unik dari orang Toraja, yang menunjukkan solidaritas dan kekuatan komunitas masyarakat.
"Kami memang tidak melakukan tempat pengungsian. Karena itulah memang karakter orang Toraja. Bahwa yang mengungsi ini tertampung di rumah-rumah keluarga," jelasnya.
Dalam hal logistik, ia memastikan kebutuhan masih terpenuhi dengan baik berkat dukungan dan bantuan yang berkelanjutan. Pemerintah daerah juga mengambil alih penanganan jenazah korban bencana hingga proses pemakaman yang akan dilaksanakan hari ini.
Theo menyampaikan harapan bahwa dengan bantuan anjing pelacak dari Polda, pencarian korban yang masih hilang dapat segera membuahkan hasil.
"Kami berharap sisa korban dapat segera ditemukan," ucapnya dengan nada penuh harap.
Dalam peristiwa ini, tercatat 18 korban meninggal dunia di dua lokasi berbeda, yakni di Kelurahan Manggau dan Lembang Randan Batu. Serta 2 orang masih dalam pencarian dan 4 lainnya selamat dan sedang mendapatkan perawatan.
Theo berharap dukungan dari semua pihak untuk membantu penanganan darurat. Termasuk dalam upaya edukasi masyarakat terkait bencana. Ini sebagai upaya bersama-sama mengatasi dan mencegah bencana di masa depan.
"Mohon dukungan dari teman-twman semua. Sehingga penanganan bencana ini termasuk mengedukasi masyarakat kita," tutup Theofilus.
BERITA TERKAIT
-
Realisasi Pajak Daerah Sulsel Naik Rp176 M, Bapenda: Efek Inovasi Digital
-
Update Proyek Jalan Sulsel: Ruas Penghubung Sidrap-Enrekang Masuk Tahap Pengaspalan
-
Pemprov Sulsel Klaim Sudah Ambil Alih Stadion Mattoanging, Penertiban Mulai Dilakukan
-
Gubernur Sudirman Buka MPLS Sekolah Rakyat Sulsel, Tampung 270 Siswa
-
Guru Besar Unhas: Proyek Jalan MYP Jadi Lompatan Besar Infrastruktur Sulsel