Sakit Tipes Sembuh, Petrus Bola Komitmen Tetap Jadi Bagian dalam Program JKN
Tercatat sebagai peserta JKN segmen Penerima Iuran Bantuan (PBI) membuat Petrus merasakan langsung uluran tangan pemerintah
TATOR, PEDOMANMEDIA - Petrus Bola 52 tahun seorang ibu rumah tangga dari Desa Sarapeang, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja, yang sembuh dari penyakit tipes. Karena merasa terbantu dengan JKN, Petrus berkomitmen tetap menjadi bagian dalam program JKN kesehatan.
“Sudah lama saya pakai kartu JKN untuk berobat dari tahun 2017 dan sangat membantu saya untuk mendapatkan pengobatan sakit tipes beberapa waktu lalu. Karena penyakit tersebut saya harus dirawat selama tiga hari di Rumah Sakit Sinar Kasih Toraja,” ujar Petrus.
Mulanya tidak ada tanda-tanda dirinya akan terkena penyakit tipes dan akhirnya tiba suatu saat merasakan sakit perut disertai demam hingga dinyatakan menderita sakit tipes. Ibu rumah tangga yang kesehariannya juga menjadi petani di desanya itu mengungkapkan rasa syukurnya telah terdaftar sebagai peserta JKN.
“Dengan BPJS Kesehatan ini tentu sangat tertolong, karena pada saat dirawat kemarin tidak mengeluarkan biaya dan semuanya sudah ditanggung oleh pemerintah. Pelayanan yang saya dapatkan juga cukup baik dan akhirnya saya dinyatakan sembuh dan bisa pulang ke rumah,” ungkapnya.
Tercatat sebagai peserta JKN segmen Penerima Iuran Bantuan (PBI) membuat Petrus merasakan langsung uluran tangan pemerintah. Menurutnya pelayanan di fasilitas kesehatan juga selama ini mengalami peningkatan dalam hal kualitas.
“Tidak ada perbedaan yang saya rasakan selama ini ketika berobat. Petugas administrasi maupun petugas medis memberikan pelayanan yang cukup baik dan terkadang juga ikut mengarahkan bagi pasien yang masih bingung dalam layanan,” katanya.
Hadirnya BPJS Keliling teryata membuat kesan tersendiri bagi Petrus. Ia menuturkan dirinya beserta warga lain antusias dalam menyambut kegiatan tersebut dibuktikan dengan banyaknya warga yang datang untuk bertanya seputar informasi Program JKN.
“Saya datang ke sini untuk mengecek status kepesertaan saya apakah ada kendala, ternyata sampai sekarang masih aktif. Semoga saja semakin sering BPJS keliling datang ke kampung kami, sehingga jika ada masyarakat yang ingin bertanya–tanya tidak perlu lagi jauh datang ke kota,” bebernya.
“Seperti kami yang tinggal di pedesaan tentu sangat terbantu dengan adanya bantuan pemerintah seperti ini. Kini akses layanan kesehatan yang baik telah saya dapatkan dan berharap semoga ke depannya akan terus menjadi bagian dari Program JKN. Bantu membantu antara yang sehat dan yang sedang sakit,” jelasnya.
Petrus berpesan bahwa tidak ada kata terlambat bagi mereka yang ingin bergabung dengan Program JKN. Dengan ikut program JKN setidaknya sudah terjamin jikalau suatu saat terkena sakit. Timbulnya biaya kesehatan yang relatif besar tentu menjadi beban tersendiri bagi sebagian besar masyarakat.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
