Sabtu, 27 April 2024 16:06

Jadi Pilot Project, Plut UMKM Maros Didorong Lebih Berkembang

Pertemuan tahunan Pengelola PLUT KUMKM SUMMIT 2024 yang digelar di Kota Malang.
Pertemuan tahunan Pengelola PLUT KUMKM SUMMIT 2024 yang digelar di Kota Malang.

Tiap-tiap daerah di Indonesia, lanjut Teten, memiliki produk unggulan domestik

MAROS, PEDOMANMEDIA - Partisipasi pengelola PLUT KUMKM Kabupaten Maros menjadi perhatian pada pertemuan tahunan Pengelola dan Konsultan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM, PLUT KUMKM SUMMIT 2024 yang digelar di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Pertemuan ini berlangsung 25-28 April 2024.

Maros sebagai salah satu dari 15 PLUT yang dipilih sebagai pilot project dari total 100 PLUT di Indonesia.

Penjabat Pengelola PLUT KUMKM Kabupaten Maros, Muhammad Fajrin Yusuf berharap dengan adanya program ini bisa meningkatkan layanan dan pengembangan UMKM binaan Plut Maros.

Baca Juga

"Ini adalah program yang baik dan sekaligus tantangan. Namun kita wajib optimis kita mampu melaksanakan sehingga jika kita bekerja sesuai rel kami yakin pengembangan layanan di Plut Maros dapat lebih baik lagi ke depan yang akhirnya usaha untuk mengembangkan UMKM binaan bisa lebih berkembang," ungkapnya.

Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki saat menghadiri pembukaan mengungkapkan perlunya peran aktif PLUT yang inovatif serta kolaboratif dalam hal pengembangan usaha baru seperti di sektor ekonomi kreatif. Sehingga midle industri akan tumbuh dan menciptakan lapangan kerja.

Teten menjelaskan, dalam konteks dunia dan global, Indonesia perlu segera melahirkan pengusaha baru yang bisa menjadikan Indonesia negara dengan pendapatan tinggi.

"Tanpa lahirnya pengusaha-pengusaha baru, maka Indonesia akan kesulitan untuk menjadi negara berpendapatan tinggi. Oleh karena itu, keberadaan MCC juga diharapkan mampu melahirkan pengusaha-pengusaha baru pada bidang industri kreatif," jelasnya.

"Hari ini, Indonesia perlu segera melahirkan entrepreneur baru, melahirkan ekonomi baru, supaya kita bisa lompat dari negara berpendapatan menengah menjadi negara berpendapatan tinggi," ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan PLUT KUMKM Summit yang digelar di MCC Kota Malang dan diikuti oleh pelaku industri kreatif dari berbagai daerah tersebut, diharapkan bisa dijadikan contoh untuk melakukan berbagai inovasi produk, termasuk inovasi pada skala bisnis.

"Kami mengadakan PLUT KUMKM Summit di sini, untuk supaya mereka belajar bagaimana mengembangkan PLUT," tambahnya.

Tiap-tiap daerah di Indonesia, lanjut Teten, memiliki produk unggulan domestik masing-masing yang harus diperkaya agar mampu meningkatkan daya saing. Hal tersebut bertujuan agar produk yang dihasilkan mampu berkompetisi baik di dalam maupun luar negeri.

PLUT KUMKM Summit 2024 di Kota Malang juga diharapkan menjadi awal yang baik dalam merangsang inovasi dan kolaborasi yang lebih besar dalam mendukung pertumbuhan UMKM di seluruh Indonesia.

Editor : Muh. Syakir
#Pemkab Maros
Berikan Komentar Anda