Rabu, 29 Juli 2026 22:16

Tambah Kapasitas IPA Bantimurung, Pemkab Maros Suntik Rp2 Miliar

Tambah Kapasitas IPA Bantimurung, Pemkab Maros Suntik Rp2 Miliar

Tambahan kapasitas itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan yang sudah ada sekaligus memperluas cakupan layanan ke wilayah baru.

MAROS, PEDOMANMEDIA – Pemkab Maros mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk meningkatkan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bantimurung. Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan suntikan anggaran itu diberikan agar kapasitas produksi IPA Bantimurung dapat meningkat dari 125 liter per detik menjadi 200 liter per detik.

Hal itu disampaikannya usai menghadiri rapat paripurna penandatanganan persetujuan bersama Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Kabupaten Maros, Rabu, 29 Juli 2026.

“Dengan peningkatan kapasitas tersebut, distribusi air bersih diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya di Kecamatan Bontoa dan sejumlah desa yang selama ini masih membutuhkan tambahan pasokan air,” katanya.

Baca Juga

Ia menjelaskan, sebelumnya pemerintah daerah sempat merencanakan pembiayaan peningkatan IPA Bantimurung melalui skema pinjaman. Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan setelah dilakukan kajian terhadap aturan yang berlaku. Karena itu, pemerintah daerah memutuskan mengalokasikan anggaran langsung melalui APBD agar program peningkatan kapasitas IPA Bantimurung tetap dapat dilaksanakan.

“Peminjaman itu tidak bisa dilakukan karena terbentur aturan. Jadi kita alihkan dengan menganggarkan langsung pembelian alatnya,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Maros itu mengatakan peningkatan kapasitas IPA Bantimurung menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat pelayanan air bersih di Kabupaten Maros. Selama ini, kapasitas produksi yang terbatas membuat distribusi air belum mampu menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan.

“Melalui pengadaan alat upgrading tersebut, kapasitas produksi air akan bertambah hingga 75 liter per detik,” bebernya

Tambahan kapasitas itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan yang sudah ada sekaligus memperluas cakupan layanan ke wilayah baru.

Salah satu wilayah yang menjadi prioritas adalah Kecamatan Bontoa yang selama ini masih membutuhkan tambahan pasokan air bersih. Chaidir berharap proses pengadaan alat dapat segera direalisasikan sehingga peningkatan kapasitas produksi air bersih dapat dinikmati masyarakat dalam waktu dekat.

Editor : Muh. Syakir
#Pemkab Maros
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer