Rabu, 20 Januari 2021 13:19

Buktikan tak Ada "Geng" di Polri, Listyo Boyong Senior ke DPR

Komjen Listyo Sigit Prabowo
Komjen Listyo Sigit Prabowo

Listyo mengatakan, ada beberapa senior dari angkatan 1987, 1988, 1989, dan 1990 ikut mendampinginya. Ia mengatakan semua ini mencerminkan soliditas dan tidak adanya kubu-kubu di tubuh Polri.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Komjen Listyo Sigit Prabowo memboyong sejumlah jenderal senior Polri saat menjalani fit and proper test di Komisi III DPR, Rabu (20/1/2021). Kehadiran para jenderal membuktikan tak ada "geng-gengan" di Polri.

"Saya didampingi para jenderal senior Polri. Mohon, ini menunjukkan Polri solid," ujar Komjen Listyo sesaat setelah tiba di DPR.

Listyo lalu menyebutkan satu persatu siapa saja yang turut bersamanya.

Baca Juga

"Di sini ada bapak Wakapolri, bapak Kabarpolri, Kamdiklat Polri, kadiv propam, kemudian Kapolda Aceh, Kapolda Sulut, kemudian ada ibu Ida Utari, junior kami Ahrie Sonta (kapolres), kemudian staf kami dan dua operator," kata Litsyo.

Listyo mengatakan, ada beberapa senior dari angkatan 1987, 1988, 1989, dan 1990 ikut mendampinginya. Ia mengatakan semua ini mencerminkan soliditas dan tidak adanya kubu-kubu di tubuh Polri.

"Bahwa hari ini kami datang bersama. Ini menegaskan bahwa dukungan Polri ke kami," katanya.

Lisyo menyampaikan hal itu menjawab isu adanya kubu-kubuan (geng) di tubuh Polri.

Tak hanya para jenderal senior, Kapolri Jenderal Idham Azis juga ikut mengantar Listyo ke Gedung DPR.

Listyo akan menjalani fit and proper test hari ini. Ini adalah fase akhir yang harus dijalani Listyo sebelum ditetapkan sebagai Kapolri.

Dalam kesempatan itu, Listyo Sigit Prabowo menyatakan akan membangun transformasi "Polri Presisi". Presisi merupakan konsep pemolisian prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

"Apabila saya diberikan amanah sebagai Kapolri, transformasi Polri akan saya lakukan. Dengan transformasi menuju Polri yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadlian," kata Listyo.

Menurut dia, penegakan dengan pendekatan pemolisian prediktif akan membangun kejelasan permasalahan keamanan yang menciptakan keteraturan sosial di tengah masyarakat.

Listyo menjelaskan, upaya pemolisian prediktif dilakukan berdasarkan analisis fakta, data, dan informasi yang didukung kemajuan dan perkembangan teknologi, sehingga tindakan kepolisian akan lebih tepat dan menyelesaikan permasalahan secara tuntas.

"Pendekatan ini akan mentransformasi wajah Polri ke depan. Antara lain pada pelayanan publik yang terintegrasi, modern, mudah, dan cepat," ujarnya.

Editor : Muh. Syakir
#Komjen Listyo Sigit Prabowo #Calon Kapolri Tunggal #Fit And Proper Test Kapolri
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer