Rabu, 08 Mei 2024 19:58

Sosialisasi Perda ASI Eksklusif, AWT Hadirkan Indira Jusuf-Dokter Jelita Sebagai Narasumber

Sosialisasi Perda ASI eksklusif, di hotel Royal Bay, jalan Sultan Hasanuddin
Sosialisasi Perda ASI eksklusif, di hotel Royal Bay, jalan Sultan Hasanuddin

AWT menyebutkan peran perempuan selain memberikan ASI eksklusif, perempuan terkhususnya para ibu lebih unggul dalam beberapa hal

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir (AWT), mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2016, tentang pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif, di hotel Royal Bay, Rabu (08/05/2024). Sosialisasi ASI Eksklusif menghadirkan ketua TP PKK Makassar, Indira Jusuf Ismail dan dokter Jelita Inayah Sari, sebagai narasumber.

“Jadi inilah keistimewaan perempuan kita. Begitu pentingnya peran perempuan apalagi untuk anak,” ujar AWT.

AWT menyebutkan peran perempuan selain memberikan ASI eksklusif, perempuan terkhususnya para ibu lebih unggul dalam beberapa hal.

Baca Juga

Sementara itu, Ketua PKK Makassar, Indira Jusuf Ismail membeberkan betapa pentingnya ASI eksklusif. Dirinya juga menceritakan cucunya bisa punya tumbuh kembang yang baik berkat ASI eksklusif.

“Saya sedih hanya bisa berikan ASI selama tiga bulan kepada anak saya. Tapi anak saya setelah melahirkan dan saya punya cucu, perkembangannya sangat bagus tanpa susu formula,” cerita Indira Jusuf Ismail.

Dirinya menekankan agar para ibu berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan ASI eksklusif. Bukan malah langsung mengonsumsi susu formula.

“Padahal semuanya lebih gampang kalau kita pakai air susu. Sederhana saja, kita semua wajib mengnsosialisasikan perda ini dan wajib menyusui anak kita,” ucapnya.

Dokter Jelita Inayah Sari selaku narasumber juga menjelaskan gizi ada pada ASI eksklusif memang lebih banyak.“

Bukan itu saja, keunggulan lainnya dari ASI eksklusif, itu adalah kita bisa menurunkan berat badan kita. Saya dulu sebulan menyusui itu sudah turun 10 kg,” ucap Jelita.

Semua ibu kata Jelita, punya peluang untuk memberikan ASI eksklusif dalam jangka waktu yang lama, atau sesuai periodenya yaitu 2 tahun. Itu selama mereka haid.

“Selama anda fase menstruasi, mssih memungkinkan untuk menyusui, apabila ada kendala sehingga hanya tiga bulan itu boleh saja disusui oleh ibu pengganti,” tutupnya.

Penulis : Nober Salamba
Editor : Redaksi
#DPRD Kota Makassar #Abdul Wahab Tahir #Perda #Pemkot Makassar #Ketua TP PKK Makassar #Indira Yusuf Ismail
Berikan Komentar Anda