BONE, PEDOMANMEDIA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone menepis isu dekkeng (orang dekat) untuk bisa menjadi anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS). KPU mewanti-wanti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar merekrut PPS seobjektif mungkin.
"Banyak orang berpotensi di luar, SDM-nya bagus, tetapi tidak mendaftar karena adanya isu janganma mendaftar. Karena sebagai penyelenggara harus ada dekkeng, ini yang terbangun di bawah," kata Komisioner KPU Bone Divisi Sosdaklih, SDM dan Parmas, Abd Asis dalam keterangan di grup WhatsApp KPU Bone, Selasa (20/5/2024).
Lebih lanjut Asis menegaskan, rekrutmen PPS khususnya proses seleksi wawancara, harus dilakukan seobjektif mungkin. Menurutnya, PPK harus objektif dalam menilai. Apalagi dalam proses wawancara, dilibatkan penuh PPK.
"Saya tegaskan bahwa komisioner hari ini out the box, keluar dari kotak. Tidak terperangkap dalam kotak. Jangan karena faktor kedekatan meluluskan PPS, jangan karena warna. Saya minta agar penilaian dilakukan objektif. Saya pesankan jaring SDM yang baik, jangan faktor kedekatan," katanya.
"Jadi harus seobjektif mungkin dan tidak memperlakukan istimewa calon PPS tertentu. Jangan pernah mencederai rasa keadilan dan rasa ketidaknyamanan seseorang. Saya profesional dalam proses wawancara ini," lanjutnya.
Senada dengan itu, Komisioner KPU Bone Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilu, Zainal mengingatkan PPK agar dalam pelaksanaan test wawancara tidak ada kecurangan.
"Saya ingatkan teman-teman PPK agar meminimalisir kemungkinan terburuk yang bisa merusak pelaksanaan tes wawancara. Saya harap, jaring orang-orang yang terbaik di antara yang terbaik," katanya.
Diketahui, pelaksanaan tes wawancara calon Anggota PPS untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel serta Bupati dan Wakil Bupati Bone digelar serentak, Selasa (21/5/2024). Tes digelar tiga hari, mulai 21 Mei hingga 23 Mei 2024.
Sebelum digelar tes CAT PPS, KPU Bone menggelar rapat koordinasi persiapan test wawancara bertempat di Helios Hotel Kota Watampone, Senin 20 Mei 2024.
Rakor dibuka langsung komisioner KPU Bone divisi teknis dan penyelenggaraan pemilu, Zainal. Hadir komisioner KPU Divisi Sosdaklih, SDM dan Parmas, Abd Asis, komisioner KPU Divisi Data, Nuryadi Kadir dan komisioner KPU Divisi Hukum, Rusnaedi.