Redaksi : Jumat, 09 Agustus 2024 09:48
Kanit Resmob Polres Tator, Aiptu Sri Wahyu. (Foto: IST)

TATOR, PEDOMANMEDIA - Kanit Resmob Polres Tator, Aiptu Sri Wahyu mencak-mencak dengan adanya pemberitaan judi sabung ayam yang marak di Tator. Wahyu menantang wartawan duel di belakang rumahnya.

"Oke sangmane kurre sumanga pemberitaan mu, la sitammu sia ki Jo lapangan ponggawa Lee ( Oke teman Terima Kasih pemberitaan mu, kita bakalan ketemu di lapangan punggawa)," ujar Wahyu kepada wartawan PEDOMANMEDIA, Kamis (08/08/2024).

Ia beberapa kali mengatakan jika akan bertemu di lapangan dengan nada mengancam.

"Kukua kurre sumanga tu pemberitaan Anda lee nala sitammu sia ki jo lapangan lee, (saya bilang terima kasih itu pemberitaan Anda, kita akan ketemu di lapangan) kita lihat nanti Anda kita lihat kita lihat Anda kita akan ketemu di lapangan sodara," ucapnya dengan nada marah.

Ia juga memanggil wartawan PEDOMANMEDIA untuk melakukan gelut di belakang rumahnya.

"Kau datang ke sini buktikan yang kau beritakan itu, saya tidak punya yang begitu-begituan ia kita ketemu tunggu mi, kita ketemu Anda itu pemberitaan mu. Kau datang disini di Mengkendek di belakang rumah ku itu kita akan tarung disitu," kata Wahyu dengan nada tinggi.

Dalam Undang-undang Pers, narasumber yang memberikan informasi dan enggan disebarluaskan identitasnya wajib hukumnya untuk dilindungi. Namun dengan nada marah Wahyu meminta informasi mengenai narasumber yang memberikan informasi.

"Siapa itu masyarakat yang kasih ko informasi, kasih ka nomornya yang Aris itu, di mana ko ketemu di sana, kampai mi na den sitammu sangmane (tunggu mi kita akan bertemu teman) kasih ketemu ka itu Aris kapan kau kembali ke Toraja kah, oia oke terima kasih sodara kita akan ketemu dilapangan sodara ku," mintanya.

Ia juga mempersilahkan dilaporkan terkait judi sabung ayam yang belakangan marak di Tator.

"Silahkan lapor saya, saya tidak pernah urusi yang begitu-begitu, umba roko ni totemo (di mana kau sekarang) nanti kita buktikan di pekpek itu dekat rumah saya mana na berapa kilo dari rumah saya itu," ucap Wahyu.

"Nanti kita sama-sama buktikan itu, biasanya orang buat itu inisial tapi kau tulis di situ langsung nama ku, nanti ko disini kita buktikan sama-sama di Pe'pek, kita akan buktikan sama-sama sodara ku. Mu tandai iko tipe ku to (kau tahu tipe saya) baru kau kasi begitu saya di pemberitaan mu itu we, masiri liu na keluarga ku anu nasang (malu sekali saya semua keluarga ku)," tambahnya.

Ia juga mengatakan jika ia memang tidak suka dikonfirmasi soal judi sabung ayam.

"Konfirmasi bagaimana kau konfirmasi masalah judi sabung ayam saya paling tidak suka itu, saya tidak pernah masalah judi itu. Besok saya diperiksa juga dari Paminal Polda, itu pemberitaan mu ah tidak suatu saat kita akan bertemu di lapangan," ketusnya.

Disebutkan Sri Wahyu jika Paminal Polda sudah sementara di perjalanan menuju Toraja untuk melakukan pemeriksaan terhadap dirinya.

"Makanya siapa itu Aris yang kasih ko informasi, itu Paminal Polda sementara perjalanan dari Makassar dia ke sini (Toraja), Kapan ko kembali ke Toraja kah, kita di pertemukan di sini kalau kau memang di Makassar saya di periksa di Makassar sama-sama," bebernya.

"Ia itu sudah pasti itu kau akan dipanggil juga dikonfirmasi itu informasi mu, Aris itu kita cari sama-sama, ia nanti kita cari yang kasih data, mentu mo keluarga ku masiri na telpon na (banyak mi keluarga ku malu telpon saya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan judi sabung ayam belakangan ini mulai marak di wilayah hukum Polres Tana Toraja. Bahkan sejumlah warga mengaku telah mendapat izin dari polisi untuk menggelar pertarungan antar ayam jantan ini (https://pedoman.media/read/23686/judi-sabung-ayam-marak-di-tator-warga-mengaku-dapat-izin-dari-polisi)

Salah seorang warga, Aris yang juga salah satu pelaku judi sabung ayam tersebut mengatakan kegiatan tersebut resmi dan berizin. 

"Kenapa kita mau takut na itu kegiatan resmi ada izinnya, kalau sekitaran di sini kita tempati main jangan miki takut karena sudah semua kordinasi dengan polsek dan resmob, makanya kalau mau pergi main lihat-lihat dulu wilayahnya aman ji kah," kata Aris.