Pj Gubernur Sulsel Tegur Kepala SMA Katolik Rantepao Berkampanye di Grup Kepsek
"Saya minta semua pihak menjaga kondusifitas daerah yang sudah bagus ini dan tidak ada yang berkampanye di WAG ASN dan pegawai non-ASN," tegas Zudan.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pj Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Zudan Arif Fakrulloh menanggapi persoalan Kepala SMA Katolik Rantepao Salvinus Patiung yang heboh jadi sorotan masyarakat luas karena berkampanye di Grup Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Toraja Utara.
Zudan menegur Salvinus dan semua pihak agar menjaga kondusifitas daerah dan tidak berkampanye.
"Saya minta semua pihak menjaga kondusifitas daerah yang sudah bagus ini dan tidak ada yang berkampanye di WAG ASN dan pegawai non-ASN," tegasnya saat dikonfirmasi PEDOMANMEDIA, Kamis (12/9/2024)
Zudan yang juga Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, mengingatkan ASN maupun non-ASN (swasta) agar menjaga netralitas dalam Pilkada serentak 2024.
Sebelumnya, Kepala SMA Katolik Rantepao Salvinus Patiung menghebohkan dunia pendidikan di Toraja Utara karena melarang para guru dan kepala sekolah mengikuti Workshop Pendikikan dengan tema "Praktik Baik Implementasi Kurikulum Merdeka di Kabupaten Toraja Utara" di Hotel Misiliana, Rabu kemarin.
Larangan tersebut disampaikan Salvinus dalam Grup Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Toraja Utara.
"Kpd semua bpk ibu kepala sklh tdk perlu dihadiri undangan ini. Terima ksh," chat penyampaian Salvinus di Grup K3S Torut.
Dalam Grup K3S Torut itu, Salvinus juga kerap mengkampanyekan pasangan Yohanis Bassang-Marthen Rante Tondok (Ombas-Marthen) di Pilkada Toraja Utara.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
