Muh. Syakir : Selasa, 12 November 2024 09:28
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan komitmennya untuk memberantas judi online (judol). Listyo mengatakan ia juga siap mundur jika kedapatan menerima uang hasil judol.

"Saya sudah sampaikan bahwa kami tidak akan ragu-ragu untuk memberantas judol sampai ke akarnya. Sampai paling atas. Bahkan saya, Pak, kalau saya kedapatan saya menerima judi online, besok pagi mundur, Pak," tegas Listyo dalam rapatnya bersama Komisi III DPR, Senin (11/11) di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.

Sikap Listyo ini menuai pujian dari anggota DPR RI.

Listyo juga mengingatkan siapapun yang membekingi judol akan dijerat. Termasuk jika ada oknum polisi yang terlibat.

"Demikian juga terhadap anggota saya, saya sudah perintahkan untuk berantas judi online. Jadi kalau di antara rekan-rekan tidak melaksanakan hanya dua, Anda terlibat, itu yang pertama, atau membiarkan, atau takut," tambahnya.

Anggota Komisi III DPR Fraksi PAN, Endang Agustina, mengapresiasi kinerja Polri dalam pemberantasan judi online (judol). Endang menganggap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran berhasil menghapus perspektif negatif masyarakat yang berpandangan Polri enggan menumpas judol.

"Polri sudah membuktikan kepada masyarakat bahwa cap yang disematkan selama ini bahwa Polri enggan menangkap judi online, sekarang cap itu sudah berhasil kita hilangkan," kata Endang dalam rapat Komisi III DPR.

"Di mana kita sudah menepis keraguan masyarakat terhadap Polri yang meragukan upaya kita dalam pemberantasan judi online tadi," imbuhnya.

Endang berharap pemberantasan judol terus dilakukan oleh Polri. Bahkan menumpasnya hingga ke akar.

"Kami mengharapkan pemberantasan judol ini dapat terus dilakukan sepanjang waktu, bukan hanya karena Kabinet Merah Putih baru terbentuk, tetapi mudah-mudahan merupakan tekad Polri untuk memberantas judi online sampai ke akar-akarnya," ujar dia.