Bone Deflasi 0,31 Persen di September, BPS Sebut Daya Beli Menurun
Kelompok yang memberikan deflasi yakni makanan, minuman dan tembakau.
BONE, PEDOMANMEDIA - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone mencatat pada September 2020 terjadi deflasi sebesar 0,31 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 103,53. Hal ini sebagai sinyal daya beli masyarakat turun.
"Iya (ini sinyal daya beli masyarakat kurang) sebagai salah satu dampak dari pandemi," ungkap Kepala BPS Bone Yunus, Senin (5/10/2020) malam.
Lebih lanjut Yunus menyebutkan, selain Watampone, Kota IHK di wilayah Sulsel mengalami deflasi, yaitu Kota Palopo 0,17 persen. Sedangkan Kota IHK yang mengalami inflasi, yaitu Kota Bulukumba 0,05 persen, Kota Makassar 0,05 persen, dan Kota Parepare 0,18 persen.
Ia menjelaskan deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya sebagian indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,86 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,24; dan kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,02 persen.
Ia juga menyebutkan, pada September 2020 dari 11 kelompok pengeluaran, dua kelompok memberikan andil/sumbangan deflasi, tujuh kelompok tidak memberikan andil inflasi, dan dua kelompok memberikan andil terhadap inflasi Kota Watampone.
Kelompok pengeluaran yang memberikan andil deflasi, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,3, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,03 persen.
Sementara kelompok pengeluaran yang tidak memberikan andil terhadap inflasi nasional, yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, kelompok kesehatan, kelompok transportasi, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, kelompok pendidikan, dan kelompok penyedia makan dan minuman/restoran.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
