SENGKANG, PEDOMANMEDIA - Polisi diminta menyelidiki tiga pengusaha yang menjadi pengendali penyelundupan solar subsidi di Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo. Ketiganya disebut sebagai pemain lama di bisnis ini.
Hasil investigasi PEDOMANMEDIA, diketahui, tiga pengendali itu masing-masing berinisial AA, F dan AL. Sumber di Pitumpanua menyebut, AA, F dan AL memiliki jaringan koneksi antardaerah di wilayah Bosowa dan Ajatappareng.
"Sudah lama mereka di bisnis itu. Kalau di daerah Siwa dia (AA, F dan AL) yang kendalikan. Saya kira polisi juga sudah tahu itu," terang dia.
Terpisah, Kapolsek Pitumpanua Kompol Nano yang dihubungi via WhatsApp tak mengonfirmasi secara detail identitas ketiganya. Nano hanya memberi emoji terima kasih kepada PEDOMANMEDIA.
"Terima kasih," tulisnya. Ia merespons pertanyaan terkait tiga pengendali BBM ilegal di Wajo. Nano ditanya apakah dia mengenal ketiganya?
Sebelumnya Nano juga dikonfirmasi soal aktivitas penyelundupan ratusan jeriken solat subsidi di sungai Siwa, pada 23 dan 27 April lalu. Namun ia menyebut tak menemukan aktivitas apapun di TKP.
"Kami sudah cek lokasi, tidak ada apa-apa yang kami temukan," terang dia
Sebelumnya, Polda Sulawesi Selatan diminta mengusut keterlibatan oknum polisi dalam penyelundupan ratusan jeriken solar subsidi melalui sungai di Siwa, Kabupaten Wajo. Penyelundupan ini diduga telah berlangsung lama.
"Dari hasil investigasi kami, aktivitas penyelundupan ini sudah berlangsung lama. Mereka (pelaku) tidak bekerja. Ada oknum polisi yang menjadi beking di belakang mereka," ujar Koordinator Laksus, Mulyadi, Jumat (9/5/2025).
Menurut Mulyadi, aktivitas penyelundupan ini sangat rapi. Mereka bekerja berjenjang. Dengan melibatkan koneksi antardaerah.
"Solar itu mereka dapat dari beberapa SPBU di Sulsel. Ada yang dari Makassar, Soppeng, Sidrap dan Pinrang. Jadi pola kerja mereka itu terkoneksi satu sama lain," jelas Mul.
Di SPBU, lanjut Mulyadi, mereka terlibat pengaturan dengan pengelola SPBU. Biasanya, BBM tersebut di jemput pada jam tertentu.
Begitu juga saat dalam perjalanan, mereka nyaris tak menemui hambatan. Karena sudah ada koneksi beking dari aparat.
"Sehingga mereka nda mungkin terjaring razia. Karena di tiap daerah yang jadi jalur distribusi darat itu sudah ada beking-beking mereka," jelasnya.
Selanjutnya, saat barang-barang itu tiba di Wajo, tidak langsung dilakukan bongkar muat di Siwa. Melainkan dikoordinasikan dengan oknum polisi yang jadi beking.
"Nanti itu ada instruksi dari bekingnya tadi. Kalau sudah dianggap aman barulah dilakukan bongkar muat," kata Mul.
Di daerah dekat sungai Siwa, ada kapal tertentu yang nanti akan menjemput BBM tersebut untuk dipasok ke Sulawesi Tenggara. Selama perjalanan menuju Sultra, mereka juga masih dalam koordinasi para oknum hingga ke titik tujuan.
"Jadi ini semacam sindikat. Kerja mereka sangat sistematis. Makanya cukup rumit kalau mau dibongkar, " tandasnya.
Ratusan jeriken berisi BBM jenis solar subsidi ditemukan di jalur sungai di Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulsel. Dari gambar yang diterima, aktivitas penyelundupan dilakukan pada 23 dan 27 April lalu.
Dalam foto, terlihat ratusan jeriken warna biru berjejer di tepi sungai di Siwa. Sementara sebuah kapal kayu bersandar siap mengangkut barang-barang tersebut.
Pada bagian lain, sebuah mobil pikap membawa puluhan jeriken BBM terparkir di sebuah rumah panggung.
Menurut pemberi informasi, sebelum dibawa ke sungai untuk dipasok ke Sultra, BBM lebih dulu singgah di rumah tersebut.
"Itu memang sudah lama. Nanti dari rumah itu dibawa lewat jalur laut. Ada kapal yang memang sudah menunggu di sungai," jelasnya.
Ia menyebut, aktivis penyelundupan ini sudah diketahui aparat kepolisian.
"Sudah pak (polisi sudah tahu). Sering ada polisi di sana yang berjaga. Kadang berpakaian dinas, kadang juga pakaian preman. Makanya tidak ada yang berani tangkap karena sudah ada bekingnya," tuturnya.
BERITA TERKAIT
-
Banyak Temuan BBM Subsidi Salah Sasaran, BPH Migas Perketat Pengawasan SPBU
-
Tekan Laka dan Pelanggaran, Satlantas Polres Wajo Amankan Sejumlah Titik Rawan di Sengkang
-
Terbakar Cemburu, Pria di Wajo Bunuh Pemuda yang Diduga PIL Istri
-
9 Pejabat Polres Wajo Dirotasi, Iptu Aprinando jadi Kasatlantas
-
Jelang Peringatan Amarah dan May Day, Polres Wajo Gelar Apel Siaga