Kamis, 03 Juli 2025 15:16

Kepala BKPSDM Torut Soal Honorer Siluman Lolos PPPK: Sebaiknya Mundur Sebelum Dianulir

Cornelia Untung Seru
Cornelia Untung Seru

Cornelia juga menekankan bahwa jika terbukti memang ada kecurangan, kesalahan tersebut bukan terletak pada pihak BKPSDM.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Toraja Utara, Cornelia Untung Seru, meminta agar honorer 'siluman' yang lolos dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II 2024 untuk segera mundur. Cornelia meyakini honorer yang lolos PPPK dengan memanipulasi data pasti akan terbongkar.

"Pada prinsipnya, jika ada yang merasa lolos seleksi PPPK tapi manipulasi atau yang disebut orang PPPK siluman, saya minta agar segera mudur sebelum dianulir," tegas Cornelia kepada PEDOMANMEDIA melalui sambungan telepon Kamis, 3 Juli 2025.

Dalam proses seleksi PPPK tahap II di Toraja Utara, terdapat dugaan kecurangan dengan adanya peserta yang tidak memenuhi syarat namun lolos seleksi. Dalam pernyataannya, Cornelia juga menekankan bahwa jika terbukti memang ada kecurangan, kesalahan tersebut bukan terletak pada pihak BKPSDM, melainkan pada peserta itu sendiri yang melakukan manipulasi data saat pengisian data.

Baca Juga

"Kalau memang terbukti ada PPPK siluman lolos seleksi, itu bukan kesalahan kami, melainkan pada peserta itu sendiri yang melakukan manipulasi data saat pengisian data," ungkap Cornelia.

Diketahui, tertanggal 1 Januari 2025, Pemkab Toraja Utara resmi mengeluarkan pengumuman hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II tahun 2024.

Dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II tahun 2024, sebanyak 961 orang mengikuti proses seleksi, dan 162 orang dinyatakan lulus. Namun, terdapat dugaan bahwa di antara 162 orang yang lulus tersebut ada pendaftar "honorer siluman" yang tidak seharusnya lolos seleksi.

Penulis : Gista

Editor : Muh. Syakir
#Honorer Siluman di Torut #Pemkab Torut
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer