MAKASSAR, PEDOMANMEDIA – Lapas Kelas I Makassar menerima kunjungan kerja Tenaga Ahli dan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rabu (13/8). Mereka disambut langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Selatan Rudy Fernando Sianturi dan Kalapas Makassar Sutarno.
Kunjungan dimulai dengan peninjauan terhadap unit garmen Lapas Makassar, yang menjadi salah satu program unggulan dalam pembinaan kemandirian. Program ini telah berhasil menciptakan lapangan kerja bagi warga binaan dengan mengembangkan keterampilan
Staf Khusus Menimipas, Abdullah Rasyid memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan program tersebut. Menurutnya, pembinaan kemandirian ini sangat penting karena mampu memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh warga binaan.
"Program seperti ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan untuk mandiri dan lebih siap menghadapi kehidupan setelah kembali ke masyarakat," ungkap Abdullah Rasyid.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke dapur bersih Lapas Makassar untuk memastikan mereka menerima makanan yang bergizi dan aman dikonsumsi. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa sistem pengolahan makanan di Lapas Makassar sesuai dengan standar kesehatan dan kebersihan yang berlaku.
Endang Lintang Hadirman, selaku Inspektur Wilayah IV, juga memberikan tanggapan positif setelah melihat langsung proses pengelolaan dapur tersebut. Ia menyatakan, tidak hanya soal kebersihan, tetapi juga soal bagaimana memastikan kualitas dan keamanan makanan bagi warga binaan, yang tentunya sangat penting untuk kesehatan mereka.
Kalapas Makassar Sutarno menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh kerja Tenaga Ahli dan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
"Kami sangat berterima kasih atas apresiasi yang diberikan, ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan yang kami lakukan," ujarnya.
Kunjungan ini menjadi bukti komitmen Kemenkumham dalam mendukung program pembinaan kemandirian yang efektif di seluruh Lapas. Dengan keberhasilan ini, Lapas Kelas I Makassar diharapkan dapat terus menjadi contoh dalam menciptakan WBP yang mandiri, produktif, dan siap kembali berkontribusi positif bagi masyarakat setelah menjalani masa pidananya.
Penulis : Akbar
TAG
BERITA TERKAIT
-
Lapas Makassar Ikut Program Penanaman Bibit Pohon Kelapa di Tompobulu Maros
-
Perpustakaan Keliling Hadir di Lapas Makassar, Bangkitkan Budaya Baca WB
-
Gandeng Pramuka, Lapas Makassar Tanamkan Karakter-Disiplin pada Warga Binaan
-
Lapas Makassar Jadi Tuan Rumah Pemberian Remisi Umum pada HUT Kemerdekaan
-
Lapas Makassar Gelar Jalan Santai, Jadi Perekat Antarpegawai