Tito dan Maruarar Puji Inovasi Layanan Publik Makassar: Cepat-Transparan
Tito berharap inovasi Makassar dapat menjadi contoh bagi 514 kabupaten/kota lain di Indonesia.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA —Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan serta Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memuji berbagai inovasi pelayanan publik Pemkot Makassar. Inovasi Pemkot Makassar dinilai lebih akomodatif dan transparan.
Hal ini disampaikan Tito dan Maruarar saat meninjau langsung Makassar Government Center (MGC), yang menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP) di kantor DPMPTSP Kota Makassar, kemarin.
Menteri PKP Maruarar Sirait menilai Munafri–Aliyah berhasil menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan berpihak pada masyarakat kecil.
“Dalam waktu singkat sejak dilantik Februari 2025, mereka langsung membuat kebijakan pro rakyat. Salah satunya pembebasan biaya BPHTB dan PBG bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang kini bisa diurus gratis,” kata Maruarar.
Ia mengapresiasi kecepatan Pemkot menerbitkan Peraturan Wali Kota sebagai dasar hukum program tersebut hanya dua bulan setelah pelantikan.
“Kalau sekarang saya beri nilai delapan. Semoga kunjungan berikutnya sudah naik jadi sembilan,” tambahnya.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menilai integrasi layanan strategis seperti PBG dan BPHTB di MPP sebagai terobosan penting.
“Model layanan seperti ini memudahkan masyarakat karena semua urusan dari KTP, SKCK, hingga perizinan bangunan dapat dilakukan di satu tempat,” jelas Tito.
Tito berharap inovasi Makassar dapat menjadi contoh bagi 514 kabupaten/kota lain di Indonesia.
“Kami akan terus mendorong agar setiap daerah memiliki Mal Pelayanan Publik terintegrasi seperti di Makassar,” tegasnya.
Selain meninjau MPP, kedua menteri juga mengunjungi Dasbor Command Center di lantai 7, pusat kendali data dan aduan masyarakat yang dipantau secara real-time oleh Pemkot Makassar.
“Kehadiran Bapak Mendagri dan Menteri PKP memberi motivasi bagi kami untuk mempercepat pelayanan publik dan memastikan program pro rakyat tepat sasaran,” kata Munafri Arifuddin.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menegaskan komitmen Pemkot menghadirkan layanan publik yang modern dan transparan.
“Dengan MPP, kami ingin memastikan masyarakat mendapat layanan yang cepat, mudah, dan akuntabel,” ujarnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
