PONTIANAK, PEDOMANMEDIA - KPK menggeledah rumah pribadi Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dan menyita satu koper. Norsan mengklaim koper itu tak berisi apa-apa, kecuali pakaian bekas.
"Tidak ada barang bukti. Yang disita itu cuma koper, isinya hanya pakaian bekas yang mau disedekahkan," ketus Norsan, Sabtu (27/9/2025).
Sepanjang Rabu dan Kamis, KPK melakukan serangkaian penggeledahan di Kalbar. Selain rumah jabatan Gubernur Norsan, KPK juga menggeledah Rumah Dinas Bupati Mempawah.
Penggeledahan ini terkait kasus dugaan suap proyek jalan pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mempawah tahun 2018. KPK menduga ada proses tender yang menyalahi mekanisme dan indikasi gratifikasi dalam proyek ini.
Saat menggeledah rumah Norsan, Tim KPK datang berjumlah sembilan orang. Mereka dikawal petugas dari Polda Kalbar dengan menggunakan tiga kendaraan.
Norsan mengkaim, KPK tak menemukan bukti dalam penggeledahan di Mempawah dan kediamannya di Jalan Pangeran Natakusuma Pontianak.
"Di tiga lokasi itu tidak ada yang didapat (bukti). Hanya koper itu saja. Kan kelihatan kan di CCTV hanya koper. Itu bukan (dokumen)," tandasnya.
BERITA TERKAIT
-
Fitri, Model yang Terima Mobil dan Rp2 M dari Anggota DPR akan Dijemput Paksa KPK
-
KPK Geledah Ruang Kerja Silmy Karim, Sita Uang Puluhan Juta Rupiah
-
KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT Bupati Muara Enim
-
KPK Geledah Rumah Eks Wamen Imipas Silmy Karim di Kebayoran Jaksel
-
KPK Geledah Rumah Bupati Ponorogo Sugiri, Sita Alphard