Minggu, 16 November 2025 18:57

Kadis PU Makassar Zuhaelsi Pastikan Jalan Romang Tangayya akan Dapat Prioritas

Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin meninjau kondisi jalan di kawasan Romang Tongayya.
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin meninjau kondisi jalan di kawasan Romang Tongayya.

Zuhaelsi menegaskan bahwa Pemkot Makassar berkomitmen meningkatkan konektivitas antarwilayah.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin meninjau kondisi jalan di kawasan Romang Tongayya, Kecamatan Manggala. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas infrastruktur jalan terkait perbaikan dan pemeliharaan ruas jalan di wilayah tersebut.

Upaya tersebut tidak hanya difokuskan di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah yang selama ini sulit diakses kendaraan akibat kondisi geografis dan letaknya yang berbatasan langsung dengan wilayah lain, seperti kabupaten Gowa dan Maros.

Zuhaelsi menegaskan bahwa Pemkot Makassar berkomitmen meningkatkan konektivitas antarwilayah dengan mempercepat program perbaikan jalan lingkungan.

Baca Juga

"Meskipun kondisi medan cukup menantang, kita akan menyiapkan langkah teknis agar mobilisasi material dan alat berat dapat berjalan dengan baik. Panjang ruas jalan yang akan dikerjakan kurang lebih 3 KM dengan lebar 1,5 Meter," jelasnya.

Dibangun Tahun Depan

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, berjanji akan merekonstruksi jalan di kawasan Romang Tangayya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala. Akses yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gowa itu diproyeksi dibangun tahun depan.

"Hari ini kita melihat langsung kondisi jalan di Romang Tangayya, di perbatasan Makassar–Gowa. Kondisinya memang sangat sulit dilalui kendaraan. Karena itu, kita akan upayakan agar akses ini bisa segera dibangun dan memberikan kenyamanan bagi warga,” ujar Appi, kemarin.

Jalan Roman Tangayya masih serba darurat. Jalur itu tak bisa dilalui kendaraan.

Warga setempat harus memutar hingga enam kilometer melalui jalan poros Samata Gowa untuk menuju ke wilayah tersebut. Kondisi medan yang licin, sempit, dan terjal juga menyulitkan kendaraan melintas.

Appi menegaskan, pembangunan infrastruktur tidak boleh berhenti di pusat kota, melainkan harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga di wilayah perbatasan. Ia menyebutkan, pengerjaan tahap awal akan dimulai pada tahun 2026, dengan fokus pada jalur yang menghubungkan area permukiman hingga batas Kota Makassar.

 

Editor : Muh. Syakir
#Dinas PU Makassar
Berikan Komentar Anda