Menilik Perjuangan 3 Tokoh di Balik Terwujudnya Jalan Aspal Waetuwo Wajo
Jalan yang selama kurang lebih 8 dekade tak tersentuh perbaikan aspal jalan kini bisa segera dinikmati warga.
WAJO, PEDOMANMEDIA - Penantian panjang warga Desa Waetuwo, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulsel akhirnya menjadi kenyataan. Jalan yang selama 8 dekade tak tersentuh pengaspalan, terwujud berkat peran tiga tokoh di Kabupaten Wajo.
Ketiga tokoh tersebut yakni Bupati Wajo Andi Rosman, Andi Iwan Darmawan Aras (Wakil Ketua Komisi V DPR RI) serta Kades Waetuwo Andi Muhammad Amin atau akrab disapa Andi Budi. Jalan aspal Waetuwo terealisasi sepanjang 9,7 kilometer.
Kades Waetuwo, Andi Budi mengatakan, jalan yang selama kurang lebih 8 dekade tak tersentuh perbaikan aspal jalan kini bisa segera dinikmati warga dan itu berkat sosok pejuang Bupati Wajo Andi Rosman dan AIA sapaan akrab dari Andi Iwan Darmawan Aras.
Selama ini selaku pihak perwakilan warga desa Waetuwo tak henti hentinya terus berusaha bagaimana jalan tersebut bisa diwujudkan dan dinikmati warga. Ia mengaku terus mendorong Pemkab Wajo mewujudkannya.
"Berkat sosok dan perjuangan beliau bapak Bupati Wajo Andi Rosman dan AIA Wakil Ketua Komisi V DPR RI akhirnya jalan warga yang selama ini mereka idamkan dan impikan bisa segera terwujud dan dinikmati," ujar Budi.
Bupati Andi Rosman membenarkan adanya rencana pengerjaan ruas Desa Waetuwo dan Desa Tua.
“Betul, ruas Desa Waetuwo–Desa Tua akan dikerjakan melalui program Inpres Jalan Daerah. Tim dari balai sudah meninjau lokasi,” tegasnya.
Ini semua berkat kerja keras dan kordinasi kita ke berbagai pihak, termasuk anggota DPR RI fraksi Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras, sambugnya.
Di sisi lain, Kepala Dusun Paung, Anto menyebut pengerjaan jalan di ruas Desa Waetuwo – Desa Tua menjadi sejarah baru.
Meski begitu, Anto berharap masih ada lanjutan pengerjaan jalan sepanjang 4 kilometer agar dapat tersambung menuju ujung Desa Tua, Dusun Limpua, akses menuju Ibu Kota Wajo, Sengkang.
“Alhamdulillah tahun ini terealisasi, terima kasih kepada semua pihak yang telah memperjuangkan hal ini. Semoga menjadi berkah untuk kita semua,” paparnya.
Terpisah, Kasatker PJN Wilayah I Sulsel, Pandji mengungkap jalan itu menggunakan perkerasan lentur dengan campuran aspal panas (Hot Mix) sesuai Detail Engineering Design (DED) yang disiapkan Pemda Wajo.
“Sesuai usulan Pemda Wajo, total panjang jalan yang akan dikerjakan 9,7 km. Bila tak ada kendala, konstruksi dimulai Desember ini dengan skema Multiyears Contract (MYC),” tegasnya.
Sekedar diketahui berdasarkan informasi yang berhasil di himpun, pekerjaan jalan tersebut akan segera dimulai dengan pekerjaan skema Multiyears Contract rwn sudah dilakukan tanda tangan kontrak dengan pemenang lelang PT Lumpuh Indah Pare Pare dengan nilai kontrak Rp 39.400.000.000.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
