Selasa, 27 Januari 2026 08:29

Gandeng Kemenlu, Appi Tawarkan Investasi Pariwisata dan Maritim Makassar

Gandeng Kemenlu, Appi Tawarkan Investasi Pariwisata dan Maritim Makassar

Pemkot Makassar menyatakan kesiapan penuh mendukung kebijakan pemerintah pusat tersebut.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA – Pemerintah Kota Makassar terus membuka ruang kolaborasi strategis untuk mendorong pembangunan daerah ke tingkat global. Kali ini, Pemkot Makassar menjajaki kerja sama lintas sektor bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dengan fokus pada promosi sektor pariwisata dan kemaritiman sebagai potensi unggulan daerah.

Upaya tersebut mengemuka dalam kunjungan resmi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, ke Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jalan Pejambon No. 6, Jakarta Pusat, Senin, 26 Januari 2026. Dalam pertemuan itu, Munafri didampingi Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Makassar Andi Zulfitra Dianta serta Kepala Bagian Protokol Andi Ardi Rahadian, dan diterima langsung Wakil Menteri Luar Negeri RI, Muhammad Anis Matta.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, pertemuan tersebut menjadi langkah awal kolaborasi Pemkot Makassar dengan jejaring diplomasi Kemenlu untuk mempromosikan potensi wisata dan kekuatan maritim Makassar ke panggung internasional.

Baca Juga

“Melalui skema promosi dan pameran luar negeri yang difasilitasi Kemenlu, Kota Makassar berpeluang tampil sebagai kota pesisir strategis dengan potensi wisata dan kemaritiman yang memiliki daya saing global,” ujar Munafri.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Makassar merencanakan agenda bertaraf internasional bertajuk “Diplomat Day in Makassar” yang akan digelar pada Mei atau Juni 2026.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang temu antara pemerintah daerah dan perwakilan diplomatik berbagai negara untuk memperkenalkan langsung potensi unggulan Makassar, khususnya sektor pariwisata dan kemaritiman.

“Melalui Diplomat Day in Makassar, para diplomat asing diharapkan dapat melihat dan memahami posisi strategis Makassar sebagai gerbang maritim Indonesia Timur sekaligus destinasi wisata bahari,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Makassar Andi Zulfitra Dianta mengungkapkan, Wakil Menteri Luar Negeri menilai Makassar memiliki posisi geografis yang sangat strategis untuk berkembang sebagai pusat bisnis dan pariwisata internasional di kawasan Indonesia Timur. 

“Makassar dinilai strategis sebagai gerbang kawasan timur Indonesia sekaligus simpul pertumbuhan ekonomi dan pariwisata internasional,” kata Andi Zulfitra.

Ia menambahkan, Kemenlu saat ini tengah menginisiasi pengembangan kawasan ekonomi dan wisata di wilayah timur Indonesia sebagai alternatif destinasi selain Bali. Dalam skema tersebut, Makassar bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi wilayah prioritas promosi ke pasar global, khususnya negara-negara Timur Tengah.

Sebagai tindak lanjut konkret, Wakil Menteri Luar Negeri berinisiatif mengundang para duta besar negara-negara Timur Tengah yang bertugas di Indonesia untuk melakukan kunjungan langsung ke Makassar. Kunjungan ini diharapkan membuka peluang kerja sama di bidang pariwisata, investasi, dan pengembangan kawasan ekonomi.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap potensi wisata Pantai Losari dan kawasan sekitarnya yang dinilai memiliki nilai sejarah, budaya, dan karakter pesisir yang kuat. “Pantai Losari memiliki cerita dan keunikan yang sangat menarik bagi wisatawan mancanegara, khususnya dari Timur Tengah,” tambahnya.

Pemkot Makassar menyatakan kesiapan penuh mendukung kebijakan pemerintah pusat tersebut. Dukungan Kemenlu diharapkan menjadi energi baru dalam memperluas pasar wisata dan memperkuat posisi Makassar di kancah internasional.

 

Editor : Muh. Syakir
#Pemkot Makassar
Berikan Komentar Anda