Rabu, 11 Februari 2026 08:54

Anggota DPRD Wajo Dapil II: Usulan Desa Harus Masuk Prioritas RKPD 2027

Anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Tanasitolo–Majauleng menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanasitolo.
Anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Tanasitolo–Majauleng menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanasitolo.

Musrenbang Kecamatan Tanasitolo ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Wajo Tahun 2027.

WAJO, PEDOMANMEDIA – Anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Tanasitolo–Majauleng menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanasitolo, Selasa (10/2/2026). Kehadiran para legislator ini menandai komitmen DPRD dalam mengawal aspirasi masyarakat.

Tiga anggota DPRD yang hadir yakni H. Mustafa, Amran, dan Haryanto. Musrenbang dibuka langsung Bupati Wajo Andi Rosman.

Dalam forum tersebut, berbagai usulan dari desa dan kelurahan mengemuka, mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga pemberdayaan UMKM dan pemuda.

Baca Juga

Anggota DPRD Amran mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang sebagai ruang partisipatif yang strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat.

“Musrenbang Kecamatan Tanasitolo adalah forum penting yang menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menyusun perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Namun, Amran menegaskan bahwa substansi Musrenbang tidak boleh berhenti pada seremonial semata. Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan dari tingkat desa dan kelurahan benar-benar menjadi perhatian dan ditindaklanjuti secara serius, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami mendorong agar usulan prioritas, khususnya di sektor infrastruktur, ekonomi kerakyatan, pelayanan publik, serta pemberdayaan UMKM dan pemuda, mendapat pengawalan hingga tahap penganggaran dan pelaksanaan,” tegasnya.

Politisi Gelora itu juga menekankan pentingnya transparansi dan orientasi hasil dalam proses perencanaan pembangunan. Menurutnya, masyarakat harus dapat merasakan dampak nyata dari program yang dirumuskan melalui Musrenbang.

Senada dengan itu, H. Mustafa menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Tanasitolo serta capaian pembangunan Pemerintah Kabupaten Wajo sepanjang tahun 2025.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang ini dan berterima kasih kepada Bupati beserta jajaran atas capaian pembangunan tahun 2025. Harapan masyarakat agar usulan yang diajukan benar-benar menjadi skala prioritas sesuai kebutuhan di semua sektor dengan perencanaan yang matang,” ujarnya.

H. Mustafa juga menegaskan bahwa DPRD siap mengawal seluruh usulan mulai dari tahap perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan di lapangan. Politisi Gerindra dua priode itu menekankan pentingnya sinkronisasi antara hasil Musrenbang dengan dokumen RPJMD serta visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Wajo.

“Semua program harus sinergi dengan RPJMD dan visi-misi kepala daerah. Selain itu, Musrenbang harus partisipatif dan selaras dengan hasil reses anggota DPRD agar perencanaan pembangunan benar-benar representatif,” tambahnya.

Sementara itu, Haryanto mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam forum Musrenbang. Menurut politisi NasDem tersebut, Musrenbang menjadi salah satu jalur strategis bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam menentukan arah pembangunan daerah.

“Kami anggota DPRD siap mengawal amanah masyarakat dalam Musrenbang,” tegasnya.

Musrenbang Kecamatan Tanasitolo ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Wajo Tahun 2027. Forum ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan yang responsif, terarah, dan berkeadilan bagi masyarakat.

Penulis : Andi Erwin
Editor : Muh. Syakir
#DPRD Wajo
Berikan Komentar Anda