Legislator PKB Wajo Mustarin Reses di Tobarakka, Diminta Perjuangkan UMKM-PIP
Selain itu, warga juga mengusulkan bantuan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk meningkatkan produktivitas usaha pertanian dan ketahanan pangan keluarga.
WAJO, PEDOMANMEDIA – Anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mustarin menggelar Reses di Lingkungan Tobarakka, Kelurahan Tobarakka, Kecamatan Pitumpanua, Jumat (17/7/2026). Di kesempatan itu, warga menyampaikan sejumlah aspirasi.
Mereka hadir dari berbagai latar belakang. Tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok tani, Kelompok wanita tani (KWT), pelaku UMKM, hingga kaum perempuan dan pemuda.
Berbagai persoalan disampaikan secara terbuka sebagai bahan perjuangan di DPRD Kabupaten Wajo. Dalam dialog tersebut, masyarakat menempatkan pembangunan jalan di wilayah Adding–Buluawo hingga Topitu sebagai salah satu kebutuhan paling mendesak.
Selain itu, warga juga mengusulkan bantuan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk meningkatkan produktivitas usaha pertanian dan ketahanan pangan keluarga. Aspirasi lain yang turut mengemuka ialah pengadaan mesin combine harvester bagi petani guna mendukung proses panen yang lebih efektif dan efisien, serta bantuan bagi pelaku UMKM agar usaha masyarakat semakin berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian keluarga.
Pada kesempatan tersebut, Mustarin juga menjelaskan komitmennya dalam memperjuangkan sektor pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Anggota DPRD dari Komisi III DPRD Wajo itu mengungkapkan bahwa setiap tahun dirinya turut memfasilitasi penyaluran bantuan PIP bagi siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK di daerah pemilihannya.
Program tersebut, kata Mustarin, merupakan aspirasi yang diperjuangkan oleh Anggota DPR RI Fraksi PKB, Muawiyah Ramly, yang akrab disapa Amure. Melalui sinergi tersebut, diharapkan semakin banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu yang dapat terus mengenyam pendidikan tanpa terkendala biaya.
"Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini akan kami inventarisasi dan perjuangkan sesuai kewenangan serta mekanisme yang berlaku. Baik pembangunan infrastruktur, dukungan terhadap petani dan UMKM, maupun akses pendidikan melalui Program Indonesia Pintar akan terus kami kawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Mustarin.
