Menu MBG di Wajo Kembali Disoroti, Hanya Berisi Kacang, Roti dan Pisang
Sebelumnya sejumlah dapur MBG yang beroperasi di Kabupaten Wajo juga menuai sorotan terkait standar kelayakan operasional
WAJO, PEDOMANMEDIA - Menu alah program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Wajo kembali menuai sorotan. Menu MBG selama Ramadan dinilai tak memenuhi porsi anggaran yang ditetapkan.
Sejumlah orang tua siswa mengutarakan, paket menu yang diterima siswa selama Ramadan hanya berupa bungkusan kacang, roti dan buah seperti pisang atau rambutan serta telur masak.
"Kalau ini dihitung hitung paling harganya diangka Rp6.000 sampai Rp7.000 saja," ucap sejumlah orang tua siswa, Selasa 24 Februari 2026
Untuk itu para orang tua berharap adanya pengawasan yang ketat dari pihak terkait agar program MBG tidak sekadar terlaksana. Tetapi juga memenuhi standar gizi.
Sementara Korwil SPPI Kabupaten Wajo yang berperan dalam MBG Kabupaten Wajo, Andi Nur Anaraya yang dikonfirmasi menampik hal tersebut. Ia mengatakan menu MBG selalu dalam pengawasan ahli gizi.
"Tunggu sebentar pak, sementara kami minta foodcostnya di ahli gizi yg bersangkutan," jelasnya.
Ia juga mengutarakan, apa yang disampaikan orang tua adalah masukan. Tapi tidak bisa langsung diasumsikan bahwa foto yang beredar itu benar adanya.
"Karenakan bisa saja foto yang dikirimkan itu sudah tidak lengkap," paparnya.
Andi Nur menuturkan, untuk porsi kecil diperuntukkan siswa TK dan SD kelas 1-3. Menu terdiri dari
- Cheese Lumpia Ubi Ungu 1 pcs
- Puding Daun Kelor 1 pcs
- Jagung Rebus 1/2 bonggol
- Kurma 3 buah
- Pisang 2 buah
Dengan rincian AKG
Energi 231 kkcal, Karbohidrat 50gr, Protein 5gr, Lemak 2gr, Serat 2gr
Porsi besar diperuntukkan Siswa Kelas 4-6 dan SMP. Menu Kelas 4-6 SD terdiri dari
- Cheese Lumpia Ubi Ungu 2 pcs
- Puding Daun Kelor
- Bolu Pisang 2 pcs
- Jagung 1/2 bonggol
- Kurma 3 buah
- Pisang 2 buah
Menu SMP terdiri dari
- Cheese Lumpia ubi ungu 4 pcs
- Jagung 1/2 bonggol
- Bolu Pisang 2 buah
- Kurma 2 buah
- Pisang 2 buah
Dengan rincian AKG
Energi 380kkcal, Karbohidrat 74gr, Protein 7gr, Lemak 7gr, dan Serat 2gr. Tuturnya
Sebelumnya sejumlah dapur MBG yang beroperasi di Kabupaten Wajo juga menuai sorotan terkait standar kelayakan operasional dan dapur MBG itu sendiri. Sejumlah aktivis menyoroti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sertifikat halal, dan sertifikat untuk penggunaan air layak pakai.
Ketua SMS Wajo Andi Erwin menuturkan, dapur harus memenuhi standar kebersihan, ketersediaan peralatan skala produksi menengah ke besar. Selain itu, sirkulasi udara yang baik, pengelolaan bahan makanan yang tepat, dan lokasi yang strategis.
"Juga di samping apakah betul-betul sudah sesuai dan prosedur untuk keberadaan dapur MBG. Di antaranya memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan sertifikat halal," katanya.
Begitu juga soal SDM. Harus memiliki struktur organisasi yang jelas dengan perwakilan, serta menyediakan ruangan untuk Kepala SPPG, akuntan, ahli gizi sesuai bidang ahli, dan ruang rapat.
