Kamis, 05 Maret 2026 19:23

Jawab Kritik Soal Proyek Jalan Hertasning Makassar, Pemprov Sulsel: Sesuai Spesifikasi

Andi Ihsan
Andi Ihsan

Dengan komposisi agregat halus dan kadar aspal yang lebih tinggi, AC-WC berfungsi menciptakan permukaan jalan yang lebih rapat, kedap air, dan halus saat dilalui kendaraan.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap pengawasan yang dilakukan DPRD Sulawesi Selatan terhadap pelaksanaan proyek preservasi jalan yang masuk dalam paket Multiyears Contract (MYC) Paket 1.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Andi Ihsan, mengatakan pengawasan dari DPRD merupakan bagian dari fungsi representasi masyarakat yang harus didukung oleh pemerintah daerah.

“Pada prinsipnya pengawasan dewan kita dukung sepenuhnya karena itu bagian dari tugas dan fungsinya sebagai perwakilan masyarakat,” ujar Ihsan, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga

Ia menjelaskan, kualitas pekerjaan jalan dalam proyek tersebut tetap mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Apabila terdapat bagian pekerjaan yang dinilai tidak memenuhi standar, maka akan dilakukan evaluasi melalui pengujian laboratorium.

“Kalau disebutkan ada bagian yang kurang berkualitas, itu tentu diuji melalui uji laboratorium,” jelasnya.

Ihsan juga menegaskan bahwa proyek preservasi jalan dalam paket MYC tersebut masih dalam tahap pelaksanaan dan dijadwalkan berjalan hingga tahun 2027. Hingga saat ini, proses pembayaran pekerjaan juga belum dilakukan.

Menurutnya, apabila ditemukan bagian pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, maka kontraktor wajib melakukan pembongkaran dan perbaikan.

“Bagian proyek yang tidak berkualitas akan dibongkar dan dilakukan pembenahan sesuai dengan spesifikasinya,” tegas Ihsan.

Terkait pekerjaan di ruas Jalan Hertasning di Makassar, Ihsan menjelaskan bahwa penanganan yang dilakukan berupa rehabilitasi minor, yakni perbaikan pada bagian jalan yang berlubang sebelum dilakukan pelapisan aspal.

“Pengerjaan di ruas Hertasning dilakukan dengan penanganan rehab minor. Pekerjaan dimulai dengan penanganan ruas jalan yang berlubang kemudian dilakukan satu lapisan aspal AC-WC dengan ketebalan 4 sentimeter,” ujarnya.

Ia menambahkan, AC-WC (Asphalt Concrete – Wearing Course) merupakan lapisan aspal paling atas sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga untuk perkerasan jalan. Lapisan ini umumnya memiliki ketebalan standar sekitar 4 cm dan dirancang untuk menahan beban lalu lintas menengah hingga berat.

Dengan komposisi agregat halus dan kadar aspal yang lebih tinggi, AC-WC berfungsi menciptakan permukaan jalan yang lebih rapat, kedap air, dan halus saat dilalui kendaraan.

Meski demikian, Ihsan memastikan penanganan ruas Jalan Hertasning tetap menjadi bagian dari proyek preservasi jalan MYC Paket 1 yang saat ini masih berjalan sesuai perencanaan dan jadwal kerja tahun anggaran yang telah ditetapkan.

 

Editor : Muh. Syakir
#Pemprov Sulsel
Berikan Komentar Anda