Minggu, 12 April 2026 21:28

Gubernur Sudirman akan Jadikan Parepare Pilot Project Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Gubernur Sudirman akan Jadikan Parepare Pilot Project Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Parepare memiliki pelabuhan penumpang terbesar kedua di Sulsel setelah Makassar.

PAREPARE, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) tengah menyiapkan Kota Parepare sebagai pilot project pengelolaan sampah terintegrasi. Proyek ini diproyeksikan menjadi percontohan pola penanganan lingkungan yang menyasar tingkat kelurahan.

Rencana itu disampaikan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di puncak hari jadi ke-66 Kota Parepare. Andi Sudirman mengungkapkan langkah ini diambil sebagai penopang wilayah di luar Makassar terkait pengelolaan sampah terpadu.

"Kan Maminasata sudah ada PSEL ya, yang 3 triliun itu. Ini sebagai penopang, kita akan membuat piloting project di Parepare untuk percontohan bagaimana pola membentuk pola penanganan lingkungan, khususnya di bidang persampahan," ujar Andi Sudirman kepada detikSulsel, Minggu (12/4/2026).

Baca Juga

Dia mengatakan penanganan sampah di Parepare akan dilakukan secara terpadu. Dimulai dari sistem pemilahan, penyediaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R, hingga budidaya maggot.

"Mulai dari pemilahannya, kemudian kita akan kasih TPST 3R pengelolaan sampah di bawah, kemudian bagaimana budidayanya, ada maggot-nya, apa segala macam ya. Kita mulai terintegrasi lah coba di sini," jelasnya.

Dia mengungkapkan, kapasitas produksi sampah di Parepare dan sekitarnya berada di angka 400-500 ton. Angka ini berbeda dengan Makassar yang mencapai di atas 1.200 ton untuk pembangunan industri besar.

"Maka kita mau di sini coba kita ada metodologi untuk penanganan sampah dari pemilahan, bagaimana pendistribusinya, bagaimana sampai pengolahan di TPST 3R-nya," ujarnya.

Selain sektor lingkungan, Andi Sudirman juga menginisiasi pembangunan pusat barang dan jasa di Parepare. Dia membidik pengembangan sektor pergudangan yang dikoordinasikan secara terpadu.

"Ini kita mau inisiasi, mudah-mudahan nanti bisa terwujud (seperti) KIMA (Kawasan Industri Makassar) mungkin. Nanti kerjasamanya dengan kota untuk lahannya dan kami supporting untuk bidang infrastruktur pembangunan sarana pendukung," ungkapnya.

Andi Sudirman membeberkan alasan kuat menjadikan Parepare sebagai percontohan. Menurutnya, secara geografis Parepare merupakan kota persinggahan utama untuk angkutan barang, jasa, hingga destinasi wisata.

"Dari segi letak geografis dan kesiapan. Kesiapan Parepare itu adalah menjadi tempat persinggahan banyak aktivitas perjalanan baik berupa misalnya angkutan barang dan jasa dan masyarakat juga banyak memilih sebagai destinasi," jelasnya.

Apalagi, Parepare memiliki pelabuhan penumpang terbesar kedua di Sulsel setelah Makassar. Pengembangan ini diharapkan bisa memecah konsentrasi arus logistik dan manusia agar tidak hanya menumpuk di Makassar.

"Supaya tidak menumpuk ke Makassar, maka harus ada mungkin ke depan kita hub-nya adalah Parepare untuk hubregional Sulsel," tutupnya.

 

Editor : Muh. Syakir
#Alat HNFC Pemprov Sulsel #Pemprov Sulsel
Berikan Komentar Anda