Rabu, 06 Mei 2026 13:27

Bertemu Sudirman, Kajati Sulsel Janji Kawal Kisruh GOR Mattoanging dan Pacuan Kuda

Bertemu Sudirman, Kajati Sulsel Janji Kawal Kisruh GOR Mattoanging dan Pacuan Kuda

Pertemuan ini diakhiri dengan kesepahaman untuk terus meningkatkan kolaborasi antara Pemprov Sulsel dan Kejati Sulsel.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Sila H Pulungan bertemu Gubernur Andi Sudirman Sulaiman di Rujab Gubernur, Rabu (6/5/2026). Pertemuan membahas sejumlah isu penting.

Salah satu poin krusial yang dibahas yakni mengenai penyelamatan dan pengamanan aset-aset milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang masih terkendala. Di antaranya lahan eks Kawasan Olahraga Mattoanging, Pacuan Kuda Malengkeri hingga sejumlah tanah tumbuh (akresi) di wilayah Sulsel.

Kajati Sila Pulungan, menegaskan komitmennya untuk mengawal aset negara agar tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga

“Kejaksaan Tinggi Sulsel bersama jajaran siap memberikan dukungan penuh dalam penyelamatan aset, baik melalui instrumen Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) maupun Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum," tegas Sila.

Selain persoalan aset, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman secara khusus menitipkan permohonan pendampingan hukum kepada Kejati Sulsel terkait pelaksanaan program multi-years senilai Rp3,7 triliun. Program skala besar ini mencakup pembangunan infrastruktur vital seperti jalan, irigasi pertanian dan Rumah Sakit Regional di beberapa wilayah.

Sudirman menyampaikan apresiasi yang tinggi atas peran aktif Kejaksaan dalam mengawal pembangunan di Sulawesi Selatan selama ini.

“Kami sangat bersyukur dan terbantu dengan rekan-rekan Kejaksaan yang konsisten memberikan pendampingan serta bantuan hukum. Kehadiran Kejaksaan dalam setiap program atau proyek strategis kami sangat penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku (Good Governance)," ujar Andi Sudirman Sulaiman.

Pertemuan ini diakhiri dengan kesepahaman untuk terus meningkatkan kolaborasi antara Pemprov Sulsel dan Kejati Sulsel. Melalui pengawalan sejak dini, diharapkan risiko penyimpangan dalam proyek strategis dapat diminimalisir, sehingga manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Selatan.

 

Editor : Muh. Syakir
#Pemprov Sulsel #Kejati Sulsel
Berikan Komentar Anda