LIRA Soroti Proyek Jembatan Rp5,1 M di Wajo: Kami Awasi Sampai Rampung
Menurutnya, selain papan proyek, masyarakat berhak tahu progres pekerjaan, hasil uji mutu material, dan siapa penanggung jawab di lapangan.
WAJO, PEDOMANMEDIA - LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Wajo menyoroti pelaksanaan proyek Pembangunan Jembatan Sungai Jampu I di ruas batas Kabupaten Soppeng - Ulugalung. LIRA menyebut, terdapat sejumlah indikasi penyimpangan dalam proyek ini.
Proyek ini dikerjakan dengan nilai kontrak Rp5.111.122.600,00 bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan papan informasi proyek yang terpampang di lokasi, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV. Michella Cipta Marga dengan konsultan pengawas PT. Arfa Graha Cipta. Masa pelaksanaan 157 hari kalender terhitung sejak kontrak ditandatangani 24 Juli 2026.
Bupati LIRA Wajo Abrar Mattalioe mengatakan, nilai proyek lebih dari Rp5,1 miliar adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan. Ia mendesak Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel untuk memastikan proyek ini dikerjakan sesuai spesifikasi dan tidak ada pemangkasan mutu di lapangan.
"Jangan sampai papan proyeknya bagus tapi hasilnya mengecewakan. Rp5,1 miliar itu besar. Kami minta sejak awal Bina Marga Provinsi dan konsultan benar-benar mengawasi. Jangan tunggu jembatan retak atau ambruk baru ribut," tegas Abrar, Jumat (7/8/2026).
Abrar juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi. Menurutnya, selain papan proyek, masyarakat berhak tahu progres pekerjaan, hasil uji mutu material, dan siapa penanggung jawab di lapangan.
"Tulisan di papan: Program ini terlaksana atas partisipasi anda membayar pajak. Kalau begitu rakyat juga berhak mengawasi. Jangan alergi dikritisi," ujarnya.
LIRA Wajo akan menurunkan tim untuk memantau langsung progres pekerjaan Jembatan S. Jampu I selama 157 hari ke depan. LIRA meminta kontraktor dan konsultan tidak main-main, karena jembatan adalah infrastruktur vital yang menyangkut keselamatan warga Soppeng-Wajo.
"Kami ingatkan CV. Michella Cipta Marga dan PT. Arfa Graha Cipta. Kerjakan dengan benar. Jangan korbankan mutu demi keuntungan. Kami juga minta Inspektorat Provinsi Sulsel dan APH siap-siap audit jika ditemukan kejanggalan," tutup Abrar.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
