Rabu, 06 Mei 2026 15:15

Marak Vape Narkotika, Bupati Chaidir Syam Minta Disdik Perketat Pengawasan di Sekolah

Marak Vape Narkotika, Bupati Chaidir Syam Minta Disdik Perketat Pengawasan di Sekolah

Chaidir mengatakan, penggunaan vape sebagai media penyalahgunaan narkotika bisa menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

MAROS, PEDOMANMEDIA - Penyebaran narkotika melalui media rokok elektronik atau vape kian marak di kalangan pelajar. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel mengungkap kasus santri di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Pangkep.

Untuk mengantisipasi barang haram tersebut menyebar, Bupati Maros, Chaidir Syam, menginstruksikan peningkatan pengawasan di sekolah. Ia meminta Dinas Pendidikan segera mengarahkan seluruh sekolah untuk lebih aktif memantau aktivitas siswa.

“Kami sudah menginstruksikan ke Kepala Dinas Pendidikan untuk mengarahkan seluruh pihak sekolah memantau murid-muridnya, terutama yang menggunakan vape,” katanya, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga

Ia menilai, vape yang beredar saat ini diduga memiliki kandungan berbahaya. Mantan Ketua DPRD Maros itu menilai, hal tersebut bisa mengancam kesehatan dan masa depan pelajar.

“Infonya ada vape yang terindikasi ada kandungan narkobanya. Dan ini bisa membahayakan siswa-siswi kita,” lanjutnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Maros akan mendorong pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) di sekolah. Sidak memungkinkan pihak sekolah memeriksa barang bawaan siswa.

Langkah ini untuk mencegah masuknya vape ke lingkungan sekolah.

"Nanti kita menyurati pihak sekolah lewat Dinas Pendidikan untuk melakukan sidak setiap saat kepada siswa-siswi,” katanya.

Tak hanya di sekolah, pengawasan juga akan menyasar peredaran vape di luar lingkungan pendidikan. Pemkab Maros berencana melibatkan berbagai pihak untuk menekan peredaran tersebut.

Di antaranya organisasi seperti Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) dan duta anti narkoba.

Ia juga menyoroti kemungkinan adanya modus baru peredaran narkotika melalui vape.

“Ini berbahaya sekali. Kalau sudah narkotika, itu harus kita lawan dan kita hindari,” tegasnya.

Chaidir mengatakan, penggunaan vape sebagai media penyalahgunaan narkotika bisa menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

“Ini adalah motif terbaru yang dilakukan oleh para pengedar untuk merusak generasi muda kita,” tambahnya.

Editor : Muh. Syakir
#Pemkab Maros
Berikan Komentar Anda