Jusrianto : Selasa, 02 Maret 2021 15:33
Branding mobil ambulance desa di Wajo.

WAJO, PEDOMANMEDIA - Satreskrim Polres Wajo terus mendalami unsur dugaan Mark-up branding dan sirine ambulance desa. Saat ini, penyidik memeriksa sejumlah kepala desa dan pihak rekanan pelaksana.

Kapolres Wajo AKBP Muh Islam mengatakan, saat ini prosesnya tengah berjalan dan semetara tahap perampungan di bagian penyidik.

"Saat ini prosesnya sudah jalan setelah adanya pelimpahan dari Ditreskrimsus Polda Sulsel dan tengah dalam perampungan," ungkapnya.

Saat ini, kata dia, penyidik masih menyasar ke desa-desa untuk melakukan klarifikasi dan meminta keterangan sejumlah Kades yang melaksanakan kegiatan tersebut dan tidak menutup nantinya akan mengarah ke pihak pelaksana rekanan atau pengelola dalam hal ini pihak CV Samajaya.

"Nanti klarifikasinya akan mengarah ke sana yakni pihak pelaksananya," bebernya.

Sebelumnya, Kepala Inspektorat Wajo Sattiar mengatakan, kalau berkaitan dengan hasil pemeriksaan dan audit yang dilakukan terhadap desa di Wajo itu sudah mulai berjalan prosesnya.

"Sebagian hasilnya juga telah kami laporkan atau sampaikan ke pimpinan dalam hal ini bupati dan termasuk ke penegak hukum baik kejaksaan atau pun kepolisian itu sudah ada sebagian desa yang kami serahkan hasilnya," katanya.

"Memang tidak bisa dipungkiri ada sebagian desa yang kami temukan adanya indikasi kerugian dan temuan di lapangan, bahkan sudah ada juga yang diberikan jangka waktu untuk melakukan pengembalian dan ada juga masih batas toleransi atau pembinaan," ujar Sattiar tanpa merinci terlalu jauh terkait nama nama desa yang dimaksud.