Muh. Syakir : Minggu, 28 Juni 2026 11:57

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA – Kabar baik bagi calon peserta didik yang belum berhasil lolos dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Pemerintah Kota Makassar memastikan seluruh siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui program sekolah swasta gratis.

Kebijakan tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri Resepsi Milad ke-109 Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Makassar di Balai Sidang Muktamar Universitas Muhammadiyah Makassar, Sabtu (27/6/2026).

Munafri menegaskan Pemerintah Kota Makassar telah menggandeng 67 sekolah swasta untuk menerima siswa yang tidak lolos seleksi sekolah negeri. Seluruh biaya pendidikan peserta didik yang dialihkan ke sekolah swasta akan ditanggung oleh pemerintah.

“Seluruh biaya pendidikan bagi siswa yang dialihkan ke sekolah swasta akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Makassar melalui program sekolah swasta gratis yang telah kami siapkan,” ujar Munafri.

Program tersebut menjadi solusi atas keterbatasan daya tampung sekolah negeri sekaligus memastikan seluruh anak usia sekolah tetap memperoleh akses pendidikan.

Munafri juga mengajak seluruh sekolah swasta, termasuk sekolah-sekolah Muhammadiyah, untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam memperluas layanan pendidikan.

Menurutnya, pemerintah ingin menghapus kesenjangan kualitas layanan pendidikan antara sekolah negeri dan sekolah swasta sehingga seluruh peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang setara.

“Kami ingin sekolah-sekolah swasta juga bertumbuh. Karena itu anak-anak yang tidak tertampung di sekolah negeri akan kami distribusikan ke sekolah swasta, termasuk sekolah Muhammadiyah,” katanya.

Ia menegaskan kebijakan tersebut bukan hanya menjadi solusi bagi siswa yang belum memperoleh sekolah negeri, tetapi juga menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan sekolah swasta sebagai mitra strategis dalam dunia pendidikan.

“Kita ingin di Kota Makassar tidak ada lagi perbedaan kualitas pendidikan. Semua anak harus mendapatkan layanan pendidikan yang sama, di mana pun mereka bersekolah,” tegasnya.

Wali Kota juga meminta seluruh sekolah swasta yang tergabung dalam program tersebut mempersiapkan sarana, prasarana, dan tenaga pendidik agar mampu menerima tambahan peserta didik hasil SPMB.

Berdasarkan jadwal SPMB 2026, hasil seleksi jalur domisili diumumkan pada 27 Juni 2026. Selanjutnya peserta yang dinyatakan lolos wajib mengikuti tahapan pendaftaran ulang, verifikasi, dan validasi pada 28 hingga 30 Juni 2026.

Selain membahas pemerataan akses pendidikan, Munafri juga menekankan pentingnya pendidikan karakter di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari pembentukan akhlak dan karakter peserta didik.

“Percuma kita memiliki anak-anak yang cerdas kalau tidak memiliki akhlak yang baik. Pendidikan karakter harus dimulai dari rumah, kemudian diperkuat di sekolah,” ujarnya.