Jumat, 05 Juni 2026 20:18

RSUD dr La Palaloi Maros Segera Operasikan Cath Lab, Pasien Jantung Tak Perlu Dirujuk Lagi

RSUD dr La Palaloi Maros Segera Operasikan Cath Lab, Pasien Jantung Tak Perlu Dirujuk Lagi

Selain itu, dokter juga diberikan pelatihan fellowship selama 1 tahun di Tiongkok.

MAROS, PEEOMANMEDIA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr La Palaloi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), segera mengoperasikan Cath Lab untuk pelayanan pasien penyakit jantung dan pembuluh darah. Fasilitas bantuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI itu disiapkan agar pasien tidak lagi harus dirujuk RS lain.

“Kami atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Maros mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, serta Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, atas perhatian dan bantuan luar biasa ini,” ujar Bupati Maros Chaidir Syam saat meninjau fasilitas Cath Lab di RSUD dr La Palaloi, Kamis (4/6/2026).

Cath Lab atau Catheterization Laboratory itu merupakan paket bantuan senilai sekitar Rp30 miliar. Fasilitas tersebut digunakan untuk mendiagnosis dan menangani masalah pembuluh darah serta penyakit jantung.

Baca Juga

Chaidir memantau langsung kondisi laboratorium dan alat medis tersebut. Dia menyebut bantuan itu menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Maros.

Bupati mengatakan kehadiran alat tersebut tidak diperoleh secara instan. Dia menyebut fasilitas itu merupakan hasil komitmen dan perjuangan pemerintah daerah hingga ke pemerintah pusat.

Meski alat sudah tiba, Cath Lab belum bisa langsung digunakan. RSUD dr La Palaloi masih mengurus izin pengoperasian dan menyiapkan tenaga medis terlatih.

“Untuk pengoperasian alat sekompleks Cath Lab, kita sementara pengurusan izin pengoperasian dan membutuhkan tenaga dokter dan tim medis yang benar-benar terlatih. Oleh karena itu, tim medis kami harus mengikuti pelatihan khusus terlebih dahulu selama kurang lebih tiga bulan,” jelas Direktur Utama RSUD dr La Palaloi dr Sri Syamsinar Rachmah.

Syamsinar menjelaskan Cath Lab diperkirakan baru beroperasi penuh sekitar 6 bulan ke depan. Persiapan dilakukan karena pengoperasian alat tersebut membutuhkan dokter dan tim medis dengan kompetensi khusus.

Selain itu, dokter juga diberikan pelatihan fellowship selama 1 tahun di Tiongkok. Sementara tenaga keperawatan sedang menjalani pelatihan selama 3 bulan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

Selama ini, pasien penyakit jantung yang membutuhkan tindakan intervensi harus dirujuk ke rumah sakit di Makassar. Tindakan itu antara lain pemasangan cincin atau balon jantung.

Dengan adanya Cath Lab, pasien jantung di Maros nantinya bisa mendapat penanganan di RSUD dr La Palaloi. Fasilitas itu juga diharapkan memangkas proses rujukan dan mempercepat penanganan pasien darurat pada masa golden period.

Pemkab Maros berharap fasilitas tersebut meningkatkan layanan kesehatan jantung di daerah. Kehadiran Cath Lab juga diarahkan untuk mendukung keselamatan dan kualitas hidup masyarakat Maros. 

Editor : Muh. Syakir
#Pemkab Maros
Berikan Komentar Anda