Minggu, 01 November 2026 13:12

Bangkitkan UMK Perempuan Pesisir, PLN UIP Sulawesi Gulirkan Program Woman Support Woman

Bangkitkan UMK Perempuan Pesisir, PLN UIP Sulawesi Gulirkan Program Woman Support Woman

Kegiatan tersebut juga diisi dengan edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) oleh tim K3 PLN UIP Sulawesi.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (PLN UIP Sulawesi) memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan melalui program Srikandi PLN bertajuk Woman Support Woman. Kali ini, dukungan diberikan kepada Kelompok Perempuan Pesisir Paotere, komunitas beranggotakan 25 perempuan yang mengembangkan usaha kerajinan berbahan dasar sisik ikan di Jalan Sabutung, Paotere, Makassar.

Bagi kelompok ini, kreativitas mengolah sisik ikan menjadi produk bernilai jual bukan sekadar aktivitas usaha, melainkan salah satu cara untuk menopang perekonomian keluarga. Namun, keterbatasan peralatan produksi dan fasilitas pengeringan selama ini menjadi tantangan dalam mengembangkan usaha. Pengerjaan yang masih mengandalkan tenaga manual membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar, sementara proses pengeringan kerap terkendala ketika cuaca tidak mendukung.

Melihat kondisi tersebut, PLN UIP Sulawesi menghadirkan bantuan sarana produksi untuk membantu meringankan proses kerja para anggota dan mendukung keberlangsungan usaha kelompok.

Baca Juga

Ketua Kelompok Perempuan Pesisir Paotere, Mirnawati, menyampaikan bahwa bantuan tersebut menjawab kebutuhan yang selama ini dihadapi para anggota. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari PLN. Selama ini, pekerjaan masih banyak dilakukan secara manual. Teman-teman bahkan sering mengalami tangan bengkak karena harus menggunting sisik ikan menggunakan gunting biasa. Dengan adanya peralatan produksi yang lebih memadai, pekerjaan kami tentu akan jauh lebih terbantu,” ungkapnya.

Menurut Mirnawati, fasilitas pengeringan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi kelompok, terutama karena keterbatasan lahan untuk menjemur bahan dan kondisi cuaca yang mulai memasuki musim hujan. “Dengan adanya mesin pengering, kami tidak perlu terlalu khawatir ketika hujan turun karena bahan tetap bisa dikeringkan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk menjaga proses produksi tetap berjalan,” tambahnya.

Ketua Srikandi PLN UIP Sulawesi, Abigail Tonapa, mengatakan bahwa Woman Support Woman merupakan wujud dukungan sesama perempuan untuk membuka ruang bagi potensi dan kreativitas agar terus berkembang serta memberikan kontribusi bagi perekonomian keluarga. “Kegiatan ini bukan sekadar serah terima bantuan. Kehadiran kami juga merupakan bentuk dukungan bagi perempuan-perempuan tangguh yang terus berjuang dan berkarya. Kita percaya perempuan memiliki potensi dan kreativitas untuk memberikan kontribusi nyata. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat untuk terus berkembang. Bersama kita kuat, bersama kita tumbuh, bersama kita berkembang,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) oleh tim K3 PLN UIP Sulawesi. Sebagai bentuk dukungan lanjutan, para Srikandi PLN yang hadir turut membeli produk kerajinan sisik ikan hasil karya anggota kelompok. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan langsung terhadap usaha yang dijalankan para perempuan pesisir.

Melalui program Woman Support Woman, PLN UIP Sulawesi berupaya menghadirkan pemberdayaan yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Dukungan ini diharapkan dapat membantu Kelompok Perempuan Pesisir Paotere mengembangkan usahanya sekaligus memperkuat peran perempuan dalam menopang perekonomian keluarga.

Editor : Muh. Syakir
#PLN UIP Sulawesi
Berikan Komentar Anda