Muh. Syakir : Senin, 20 Juli 2026 16:32
Keluarga korban pembunuhan saat mendatangi Polres Torut.

TORUT, PEDOMANMEDIA— Belasan keluarga korban pembunuhan di Tikala mendatangi Mapolres Toraja Utara, Senin (20/6/2026). Mereka mendesak aparat agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

Korban pembunuhan adalah Elius Sonda Randanan. Ia ditemukan tewas bersimbah darah pada Minggu pagi.

Salah satu perwakilan keluarga, Dani, meminta polisi mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan hukuman maksimal kepada pelaku.

"Kami minta pelaku dihukum setimpal dengan perbuatannya," kata Dani di Polres Toraja Utara, Senin (20/6).

Dani mengaku heran keluarganya menjadi korban. Menurutnya, Elius adalah pribadi yang pendiam dan tidak pernah mencari masalah.

"Keseharian korban pendiam. Tidak mau cari masalah. Jadi kami tidak yakin kalau itu alasan dendam lama," kata Dani.

Sebelumnya Polres Toraja Utara telah mengamankan 3 terduga pelaku dengan inisial CU, ES, dan PI. Ketiganya kini masih menjalani pemeriksaan intensif.

Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono sebelumnya menyebut motif sementara adalah dendam lama. Polisi masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku.

Ditemukan Tewas di Jalan

Elius Sonda Randanan (19) ditemukan tewas bersimbah darah di jalan pada Minggu pagi. Polisi menemukan luka bekas sabetan di tubuhnya.

"Ada luka bekas sabetan benda tajam di tubuhnya. Dugaan sementara korban pembunuhan," ujar Kasat Reskrim Polres Toraja Utara Iptu Ruxon, Minggu (19/7/2026).

Mayat korban ditemukan di pinggir jalan Kelurahan Tikala, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, pada Minggu (19/7) sekitar pukul 05.10 Wita. Warga yang menemukan mayat korban langsung melapor ke polisi.

Ruxon menuturkan pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mayat korban lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Elim.

"Awalnya dikira korban laka lantas. Setelah dibawa ke rumah sakit untuk visum, ditemukan luka yang diduga akibat senjata tajam," ungkapnya.