Komisi IX Kaget Nanik Mundur dari Kepala BGN: Presiden Harus Segera Tunjuk Pengganti
Menurut Zainul, pembentukan Dewan Pengawas merupakan langkah yang baik mengingat BGN merupakan lembaga baru dengan anggaran besar.
JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Komisi IX DPR RI meminta Presiden Prabowo Subianto segera menunjuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) definitif setelah Nanik S. Deyang mengundurkan diri dari jabatannya.
Permintaan tersebut disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin. Ia mengaku terkejut dengan keputusan Nanik dan berharap proses pembenahan tata kelola di BGN tetap berlanjut.
"Kami di Komisi IX sebenarnya sangat berharap Bu Nanik bisa melanjutkan program perbaikan tata kelola di Badan Gizi Nasional," kata Zainul dalam keterangannya, Rabu (22/7).
Zainul mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari sejumlah pihak di internal BGN, kondisi kesehatan Nanik menurun dalam beberapa pekan terakhir. Karena itu, ia menghormati keputusan pengunduran diri tersebut.
"Kami memang mendapatkan informasi bahwa beliau dalam beberapa minggu terakhir memang kesehatannya menurun. Dan tentu kami sangat menghargai keputusan Bu Nanik ini karena kesehatan adalah yang paling utama," ujarnya.
Meski demikian, Zainul berharap Nanik tetap dapat berkontribusi dalam penguatan BGN. Ia mendapat informasi Nanik akan ditempatkan sebagai anggota Dewan Pengawas BGN.
"Tentu kami berharap ke depan Bu Nani masih tetap bisa me-backup kerja-kerja di Badan Gizi Nasional. Saya mendapatkan informasi katanya beliau akan ditempatkan di Dewan Pengawas," ucap dia.
Menurut Zainul, pembentukan Dewan Pengawas merupakan langkah yang baik mengingat BGN merupakan lembaga baru dengan anggaran besar sehingga membutuhkan pengawasan terhadap tata kelola serta pelaksanaan program.
"Secara prinsip kami sangat menyambut baik jika Presiden membentuk Dewan Pengawas untuk Badan Gizi Nasional," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya segera mengisi jabatan Kepala BGN secara definitif agar proses pembenahan tata kelola tidak terhambat.
"Hari-hari ini BGN bersama kami di Komisi IX sedang melakukan transisi perbaikan tata kelola. Kami tidak ingin kekosongan pimpinan BGN ini nanti mempengaruhi percepatan perbaikan tata kelola yang ada di BGN," kata Zainul.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
