Antrean BBM Dikeluhkan Warga, Polres Tolitoli Sidak Sejumlah SPBU
Polisi juga mengajak masyarakat turut mengawasi penyaluran BBM bersubsidi dan melaporkan jika menemukan dugaan penyalahgunaan.
TOLITOLI, PEDOMANMEDIA - Satuan Reskrim Polres Tolitoli, Sulawesi Tengah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Sandana, Rabu (12/8/2026). Sidak dilakukan menyusul antrean panjang pembelian BBM di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Sidak dipimpin Kasat Reskrim Polres Tolitoli Iptu Stefi Yohanis Hurlatu. Turut bersama tim, Kanit Tipidter Ipda Frangky dan Kanit Jatanras Aiptu Yohanes Pata Allo.
Sidak dilakukan sebagai respons cepat Kapolres Tolitoli AKBP Raden Real Mahendra atas laporan Forum Lintas Pemuda (FLP) Tolitoli, pada 5 Agustus lalu. FLP sebelumnya mendatangi Polres Tolitoli meminta pihak kepolisian menyelidiki dugaan penimbunan solar subsidi yang memicu kelangkaan serta antrean panjang kendaraan di wilayah itu.
Dalam sidak siang tadi, petugas menyisir kendaraan yang mengisi BBM, khususnya yang diduga menggunakan tangki modifikasi maupun melakukan pengisian berulang kali atau menjadi pelangsir. Dalam pemeriksaan tersebut, polisi belum menemukan kendaraan dengan tangki modifikasi.
IPTU Stefi menegaskan penertiban akan dilakukan secara berkelanjutan di sejumlah SPBU. Langkah kepolisian dilakukan mulai dari imbauan, teguran hingga penindakan bagi pelanggar yang masih mengulangi perbuatannya.
Polisi juga mengajak masyarakat turut mengawasi penyaluran BBM bersubsidi dan melaporkan jika menemukan dugaan penyalahgunaan. Langkah ini diharapkan membuat penyaluran BBM subsidi lebih tepat sasaran dan antrean dapat terurai.
SPBU Janji Utamakan Pelayanan
Dalam pantauan media ini, untuk situasi di SPBU 74.94510 Usman Binol terpantau sudah mulai normal. Pasokan BBM terpantau lancar dan aktivitas pengisian bahan bakar oleh warga berjalan kondusif tanpa kendala berarti.
Manajer Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menyampaikan komitmen mengutamakan kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan. Komitmen ini diwujudkan melalui pengawasan ketat terhadap penerimaan dan penjualan bahan bakar, serta pelayanan prima yang berfokus pada transparansi dan akurasi.
"Kami memastikan bahwa BBM bersubsidi akan tepat sasaran dan kualitas pelayanan pelanggan menjadi prioritas," ujarnya.
Penulis : Faizal
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
