Muh. Syakir : Minggu, 06 September 2026 10:26

TORUT, PEDOMANMEDIA - Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Toraja Utara memantau aktivitas di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Torut. Langkah ini diambil menyusul maraknya laporan praktik penyelewengan BBM subsidi di SPBU.

Pemantauan dilakukan Sabtu (05/09/2026) sore. Sebanyak enam SPBU diinspeksi.

Hasil pendataan di lapangan, stok BBM jenis Pertalite terpantau aman dan tersedia di seluruh lokasi. Seperti di SPBU Karrassik, Misiliana, Alang-Alang, Ba’tan, Tallunglipu, dan Bolu.

Sementara itu, ketersediaan BBM jenis Solar menunjukkan kondisi yang bervariasi di beberapa titik pengisian. Stok solar tercatat masih tersedia di SPBU Karrassik dan SPBU Tallunglipu, sedangkan di SPBU Misiliana dan SPBU Alang-Alang berada dalam kondisi nihil, serta di SPBU Ba’tan dan SPBU Bolu dilaporkan telah habis saat pemantauan berlangsung.

Kasat Reskrim IPTU Ruxon memberikan imbauan tegas kepada para pengawas maupun operator SPBU agar tidak melayani pembelian dari konsumen yang tidak memenuhi kriteria penerima BBM bersubsidi. Ia menekankan pentingnya kepatuhan petugas SPBU terhadap aturan distributor demi menjaga ketertiban distribusi BBM di Masyarakat.

Selain memberikan imbauan verbal, petugas juga melakukan tindakan penertiban langsung terhadap kendaraan roda empat yang hendak melakukan pengisian. Petugas meminta para pengemudi untuk menunjukkan barcode resmi pembelian BBM, serta dengan tegas memerintahkan kendaraan yang tidak sesuai dengan barcode atau ketentuan berlaku untuk keluar dari area pelayanan SPBU.

Ditambahkan Ruxon, untuk memperkuat upaya pencegahan secara visual, petugas menginstruksikan kepada pengawas atau pemilik SPBU agar memasang spanduk dan banner berisi imbauan terkait larangan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

"Pemasangan spanduk tersebut diminta untuk diletakkan pada posisi yang mudah terlihat oleh para konsumen dan masyarakat umum," imbuhnya.