Rabu, 02 September 2026 13:21

Kadis PU Makassar: Akhir September Pengumuman Pemenang Tender Stadion Untia

Kadis PU Makassar: Akhir September Pengumuman Pemenang Tender Stadion Untia

Peserta tender bisa berasal dari perusahaan lokal maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN), selama memenuhi seluruh ketentuan kualifikasi yang ditetapkan.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA — Pembangunan Stadion Untia Makassar mulai memasuki tahapan penting. Proses tender proyek bernilai ratusan miliar rupiah tersebut kini telah masuk tahap upload penawaran, sementara penetapan pemenang tender ditargetkan berlangsung pada akhir September 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsy Zubir, mengatakan pihaknya saat ini masih mengikuti tahapan dan jadwal yang ditetapkan Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa.

Hal itu disampaikan sebagai tindak lanjut atas pernyataan Wali Kota Makassar yang sebelumnya menyebut pemenang tender Stadion Untia akan diumumkan paling lambat dalam waktu dua pekan.

Baca Juga

“Untuk saat ini kita masih mengikuti jadwal dari Pokja selaku penanggung jawab pengadaan barang dan jasa untuk stadion. Sesuai timeline, insya Allah akhir September ini akan ditentukan pemenang tender stadion,” ujar Zuhaelsy.

Menurutnya, tahapan lelang saat ini telah memasuki proses pengunggahan dokumen penawaran dari peserta tender. Namun, terkait jumlah perusahaan yang telah mengunggah penawaran maupun nilai penawaran masing-masing peserta, Dinas PU belum dapat memberikan informasi.

Kewenangan tersebut sepenuhnya berada di tangan Pokja pengadaan.

Demikian pula dengan nilai kontrak yang nantinya akan dimenangkan kontraktor. Dengan pagu anggaran sekitar Rp350 miliar, Zuhaelsy menyebut belum ada angka yang dapat diprediksi sebelum seluruh proses evaluasi penawaran dilakukan.

“Belum bisa kita prediksikan penawarannya. Itu ranah kewenangan Pokja,” jelasnya.

Jika proses tender berjalan sesuai jadwal dan tidak terdapat kendala berarti, pembangunan fisik Stadion Untia ditargetkan segera dimulai.

Setelah pemenang tender diumumkan, masih terdapat masa sanggah selama satu pekan. Apabila tidak ada sanggahan, seluruh dokumen selanjutnya akan diserahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PU untuk diproses ke tahapan berikutnya.

Dinas PU kemudian akan melakukan penetapan SPBJ, menyiapkan administrasi dokumen kontrak, pengurusan jaminan, hingga pelaksanaan MC-0 sebelum pekerjaan fisik dimulai.

“Semoga tidak ada sanggahan dan semuanya berjalan lancar. Setelah itu kita proses administrasi sampai penandatanganan kontrak dan MC-0,” katanya.

Dengan rangkaian tahapan tersebut, Zuhaelsy optimistis groundbreaking atau peletakan batu pertama Stadion Untia dapat dilakukan pada awal Oktober 2026.

“Insya Allah bisa di awal Oktober,” ujarnya.

Besarnya nilai proyek juga membuat persyaratan kualifikasi kontraktor yang mengikuti tender cukup tinggi.

Zuhaelsy menjelaskan, proyek dengan nilai kompetisi di atas Rp100 miliar umumnya hanya dapat diikuti perusahaan yang memiliki kemampuan dan pengalaman sesuai persyaratan pengadaan.

Peserta tender bisa berasal dari perusahaan lokal maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN), selama memenuhi seluruh ketentuan kualifikasi yang ditetapkan.

“Melihat pagu yang dikompetisikan di atas Rp100 miliar, tentu yang mengikuti kualifikasinya besar. Bisa BUMN atau perusahaan lokal. Biasanya proyek di atas Rp100 miliar, berdasarkan pengalaman kita, yang masuk BUMN,” jelasnya.

Meski demikian, peluang tetap terbuka bagi perusahaan lain sepanjang mampu memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam proses tender.

Setelah kontrak ditandatangani dan pekerjaan dimulai, tahap awal pembangunan Stadion Untia akan difokuskan pada penimbunan lahan, sebelum dilanjutkan dengan pekerjaan fondasi dan struktur bangunan bagian bawah.

 

Editor : Muh. Syakir
#Dinas PU Makassar
Berikan Komentar Anda