Senin, 15 Maret 2021 19:47

Soal KK Warga Cina Setahun tak Selesai, Disdukcapil Bone Jemput Bola

KK. (INT)
KK. (INT)

Sekretaris Disdukcapil Bone bakal langsung menemui warga tersebut, dirinya tidak mau ada warga yang dokumen kependudukannya tidak selesai.

BONE, PEDOMANMEDIA - Pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) merespon kesulitan warga inisial K di Kecamatan Cina, Bone yang sudah setahun ini belum menyelesaikan pembaharuan dan perbaikan data di Kartu Keluarga (KK) miliknya. Disdukcapil langsung turun jemput bola untuk memberi solusi ke warga tersebut.

"Saya ini putra kecamatan Cina, sekaligus orangnya Dukcapil. Saya tidak mau ada warga yang dokumen kependudukannya tidak selesai. Saya mau temui langsung ndi, supaya cepat selesai data kependudukannya," ungkap Sekretaris Disdukcapil Bone Andi Ishanda, Senin (15/3/2021).

Selain itu, mantan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bone itu juga menyampaikan terkait jawaban keluhan dan sorotan masyarakat di Medsos tentang pengurusan KK dan KTP-el. Jawaban tertanda Kadis itu, disampaikan setelan membaca keluhan dan sorotan di Medsos tersebut termasuk sebelumnya.

Baca Juga

Diantaranya, meminta data yang bermasalah KK dan KTPnya untuk diketahui dimana letak masalahnya dan diberi solusi. Selain itu, mengundang pemohon untuk datang ke Disdukcapil langsung ke Kadis atau ke Kabid, dan dipersilahkan dilakukan pendampingan bagi yang merasa berkepentingan.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang warga Kecamatan Cina, Bone inisial K mengeluhkan sulitnya mengurus perbaikan KK miliknya. Tak tanggung-tanggung, Ia mengaku sudah setahun ini belum menyelesaikan urusan perbaikan KK-nya lantaran salah satu sanak keluarganya mengalami gangguan mental sehingga tidak punya KTP hingga saat ini.

"Tahun kemarin ku urus (pembaharuan dan perbaikan data KK) cuman ndag selesai karena gara-gara itu (Kakak yang gangguan mental diminta KTP-nya. Sementara Kakaknya itu tidak punya KTP, tapi Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KK ada)," ungkapnya, Jumat (12/3).

Lebih lanjut ia menjelaskan, tertundanya perbaikan KK dan tidak adanya KTP Kakaknya lantaran dirinya tidak bisa membawanya untuk berfoto KTP di Kantor Kecamatan apalagi di Disdukcapil Bone. Sementara saat dirinya mengurus perbaikan KK-nya itu, diberi pertimbangan untuk membuatkan KTP Kakaknya yang mengalami gangguan mental itu, jika tidak konsekuensinya dikasih keluar dari KK.

"Bagaimana coba kalau (mau buat KTP dibawa ke Kantor Camat atau Disdukcapil Bone) mau difoto nah kalau mengamuk nantinya," ujarnya sambil mengaku kebingungan mencari solusi mengurus pembaharuan dan perbaikan data di KK-nya.

"Maksud ku saya toh, kan ada ji NIK-nya di KK jadi setidaknya tidak usahmi bikin KTP kalau tidak bisa, asalkan bisaji diperbaharui KK ku karena tidak bisami dibaca," lanjutnya.

Ia pun berharap, atas kesulitan mengurus administrasi kependudukan yang dirasakannya mendapat perhatian dari pihak terkait dan melahirkan solusi atas kesulitan yang serupa. Sebab, tidak menutup kemungkinan kesulitan yang dialaminya juga dialami warga lainnya yang memiliki kerabat dengan kondisi gangguan mental.

Terlebih, Kakaknya yang mengalami gangguan mental masih terdaftar sebagai pemilih saat musim pencoblosan. Ia pun masih menaruh harap Kakaknya bisa mengantongi KTP dengan pelayanan khusus atau melalui kebijakan pelayanan yang ada. Sebab, KK dan KTP dibutuhkan untuk berbagai keperluan kedepannya.

Penulis : Abustan Abiy
Editor : Jusrianto
#Disdukcapil Bone #Keluhan Warga Cina
Berikan Komentar Anda