Kamis, 25 Maret 2021 14:37

Ekonomi RI Diramal Meroket di Kuartal II, Bisa Sentuh 6%

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Aktivitas ekonomi diperkirakan akan lebih normal pada semester II-2021. Hal itu seiring dengan pelaksanaan vaksinasi yang lebih masif.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Ekonomi Indonesia masih terkontraksi tajam di kuartal I 2021. Namun pertumbuhan signifikan diramal bakal terjadi pada kuartal II.

"Kuartal I memang masih dalam kontraksi. Tapi ada kemungkinan tumbuh positif di kuartal II. Bisa melambung sampai 6% karena semakin baiknya situasi perekonomian dalam negeri," terang pengamat ekonomi dari PT Bank Permata Josua Pardede, dikutip detikcom, Kamis (25/3/2021).

"Tapi di kuartal II akan terjadi yang dialami juga oleh beberapa negara di dunia bahwa low base effect di tahun lalu itu akan bisa mendongkrak ekonomi kuartal II cukup tinggi, perhitungan kami sejauh ini bisa 6%-an kita harapkan ini akan mendongkrak pemulihan ekonomi di tahun ini.

Baca Juga

Aktivitas ekonomi diperkirakan akan lebih normal pada semester II-2021. Hal itu seiring dengan pelaksanaan vaksinasi yang lebih masif di beberapa negara termasuk Indonesia.

"Kalau itu bisa dipercepat tentu akan men-drive pertumbuhan ekonomi di semester II. Program vaksinasi saya pikir kunci dan tentunya terkait dengan peran COVID, kalau kasus COVID-nya masih tinggi kan kegiatan ekonomi tidak bisa lebih longgar ya, sehingga kita harapkan akan jauh lebih baik," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI, Sugeng mengatakan prediksi perbaikan ekonomi Indonesia sejalan dengan proyeksi perekonomian global yang juga berpotensi lebih tinggi. Hal itu terlihat dari beberapa lembaga Internasional yang telah menaikkan prediksi ekonomi global di 2021.

Misalnya IMF yang merevisi pertumbuhan ekonomi global dari 5,2% menjadi 5,5%. Juga ekonomi AS dari 3,1% menjadi 5,1%. OECD juga merevisi dari 4,2% menjadi 5,6%, serta pertumbuhan AS dari 3,2% jadi 6,5%.

"Kita lihat bersama bahwa secara global tumbuh lebih tinggi dan khusus AS, ini penting karena ada revisi yang signifikan dan ini tentunya merupakan suatu peluang bagi kita dan perbaikan ekonomi dunia terutama di AS pasca vaksinasi. Ini juga akan memberi peluang bagi kita untuk picu pertumbuhan," ujarnya.

Secara tahunan, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2021 akan mencapai 4,3-5,3%.

"BI meyakini perekonomian Indonesia 2021 akan semakin membaik tumbuh positif," tandasnya.

Editor : Muh. Syakir
#Pertumbuhan Ekonomi #Ekonomi
Berikan Komentar Anda