JANTUNG berdebar usai minum kopi dialami sebagian orang. Ada yang percaya bahwa kondisi itu menandakan adanya kelainan pada jatung.
Namun oleh beberapa kalangan menyebutnya sebagai reaksi biasa. Tubuh akan mengalami hal demikian jika mengonsumsi kafein dalam jumlah tertentu.
Dari banyak riset ditemukan bahwa terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein memang bisa membuat gelisah dan jantung berdebar kencang. Kafein dalam kopi mampu menstimulasi sistem saraf pusat yang akan membuat merasa segar.
Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak, kafein justru membuat jantung berdebar sangat kencang. Sehingga orang merasa gelisah dan waspada secara berlebihan. Kandungan kafein juga dapat memicu pelepasan hormon adrenalin yang akan meningkatkan detak jantung.
Menurut ahli nutrisi Priya Kathpal yang dikutip dari The Health Site, memberi tahu jumlah rekomendasi harian kafein yaitu sebanyak 400 miligram atau sekitar empat cangkir kopi. Setiap orang memang memiliki jumlah toleransi kafein yang berbeda, tapi kebanyakan orang akan mulai merasa tidak enak setelah minum lebih dari empat cangkir kopi sehari.
Cara Kerja Kafein
Akan terjadi reaksi berantai untuk merangsang otak, jantung, dan paru-paru saat mengonsumsi kafein. Pertama kali kafein menghalangi pemecahan utusan kimia yang disebut phosphodiesterase, atau PDE, menurut “Scientific American.”
Karena PDE memecah utusan kedua yang disebut siklik adenosin monofosfat, atau cAMP, ini akan meningkatkan jumlah cAMP yang tersedia di tubuh kamu.
Hasilnya adalah stimulasi neurotransmiter seperti norepinephrine dan epinefrin, yang juga dikenal sebagai adrenalin. Norepinephrine secara khusus menargetkan hati membuat detak jantung lebih kuat dan cepat. Hasilnya, kemungkinan jantung akan terasa seolah-olah berdebar kencang.
Mengatasi Jantung Berdebar Akibat Kafein
Lalu, apa yang harus dilakukan jika jantung berdebar karena terlalu banyak kafein? Sebaiknya tidak terlalu banyak meminum kopi supaya tidak terjadi debaran jantung yang terlalu kencang. Namun, jika sudah terlanjur, berikut hal yang bisa dilakukan:
1. Minum Banyak Air
Pastikan meminum banyak air ketika jantung berdebar akibat kafein. Jangan sampai tubuh dehidrasi agar mengurangi beberapa sindrom yang disebabkan oleh overdosis kafein. Hal ini dapat membantu tubuh mengeluarkan kafein yang berlebihan.
2. Konsumsi Makanan yang Mengandung Magnesium
Kafein akan mengurangi kadar potasium dan magnesium dalam tubuh yang akan mengakibatkan jantung berdebar cepat dan tubuh gemetar, serta menimbulkan rasa gelisah. Mengonsumsi makanan yang mengandung potasium dan magnesium seperti pisang dan sayuran hijau dapat membantu meredakan jantung yang berdebar cepat.
3. Olahraga Ringan
Berolahraga ringan juga ampuh untuk menghilangkan detak jantung yang berdebar akibat kafein. Setelah berolahraga.
Jika kafein memiliki kecenderungan untuk membuat jantung berdebar kencang, kemungkinan mengonsumsinya secara berlebihan. Misalnya, mengonsumsi antara 500 hingga 600 miligram kafein per hari dikaitkan dengan meningkatnya risiko jantung berdebar, mudah tersinggung, sakit perut, dan muncul rasa gugup.
Jumlah ini diperkirakan setara dengan lima sampai delapan cangkir kopi yang diseduh setiap hari. Untuk mengurangi kemungkinan efek samping ini, sebaiknya mengonsumsi kopi secukupnya, yaitu sekitar 200 sampai 300 miligram kafein per hari. Ini kira-kira setara dengan dua sampai empat cangkir kopi yang diseduh per hari.
Jika memiliki efek kafein lainnya seperti nyeri dada, kesulitan bernapas, kebingungan, muntah-muntah, atau detak jantung tidak beraturan, sebaiknya mencari bantuan medis.