Senin, 29 Maret 2021 07:03

Melihat Miniatur Ka'bah di Telaga Biru Wajo, Simbol Peradaban Baru Islam

Plt Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman meresmikan masjid Miniatur Ka'bah di Wajo.
Plt Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman meresmikan masjid Miniatur Ka'bah di Wajo.

Sudirman memuji gagasan miniatur Ka'bah di Wajo. Kata dia, ini menunjukkan bahwa daerah ini memiliki basis ke-Islaman yang mengakar.

SENGKANG, PEDOMANMEDIA - Plt Gubernur Sulawesi Selatan Sudirman Sulaiman didampingi Bupati Wajo Amran Mahmud meresmikan pembagunan miniatur Ka'bah di Kawasan Wisata Telaga Biru, Wajo, Minggu (28/3/2021). Miniatur Ka'bah ini diinisiasi Prof Dr Ir Wahyuddin Latunreng.

Peresmian dihadiri Wakil Bupati Wajo, Ketua DPED, Jajaran Forkopimda, Sekretaris Balitbangda Sulsel dan para kepala OPD Pemkab Wajo. Peresmian ini dirangkai launching progran Gemantik (Gerakan Masjid Cantik).

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, program Gemantik yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Wajo telah memberdayakan masjid- masjid dalam pembentukan karakter generasi. Menurutnya ini sebuah terobosan spiritual yang sangat produktif.

Baca Juga

"Kita memang membutuhkan penguatan-penguatan akhlak dan karakter yang betul-betul fundamental Islam yang benar. Hadirnya program Gemantik akan melahirkan kecintaan pada masjid," ungkapnya.

Sudirman memuji gagasan miniatur Ka'bah di Wajo. Kata dia, ini menunjukkan bahwa daerah ini memiliki basis ke-Islaman yang mengakar.

Bupati Wajo Amran Mahmud mengungkapkan Pemkab Wajo komitmen mengembangkan karakter masyarakat melalui program Gemantik. Lewat program kecintaan masyarakat pada masjid akan menumbuhkan semangat religius.

"Kita akan mengintervensi bagaimana masjid bukan saja tempat untuk beribadah tetapi juga sebagai wadah pembinaan generasi kita," tegas Amran Mahmud.

Orang nomor satu di Bumi Lamaddukkelleng ini mengharapkan Nurmilad Boarding School ini bisa mencetak generasi islami ke depan.

"Saya sangat optimistis tempat ini akan menjadi pencetak generasi Islami dan ilmuan untuk masa yang akan datang," katanya optimis.

Wajo dikenal sebagai salah satu daerah pencetak santri di Sulsel. Dikenal sebagai kota santri diharapkan hadirnya masjid miniatur Ka'bah bukan sekadar simbol. Tapi juga hakekat sebuah peradaban baru Islam di Wajo.

Penulis : Andi Erwin
Editor : Muh. Syakir
#Miniatur Ka'bah #Wajo #Plt Gubernur Sulsel #Sudirman Sulaiman
Berikan Komentar Anda