MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengaku akan segera menyampaikan hasil kajian para pengunjuk rasa tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja ke Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Hal itu diungkapkan saat menemui aksi unjuk di Depan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (12/10/2020).
Nurdin Abdullah menjelaskan, pertemuan hari ini bukan akhir dari pembahasan mengenai UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, sebab pihaknya akan mengundang serikat buruh, serikat pekerja, mahasiswa dan elemen lainnya untuk membahas lebih lanjut dan hasilnya akan diserahkan secara langsung kepada Presiden Jokowi.
"Hari ini kita seluruh serikat pekerja, serikat buruh, kita duduk bersama untuk mencari titik temu hadirnya Omnibus Law ini. Ini belum final, tetapi kita akan bertemu kembali setelah kita mengkaji semua hal-hal yang perlu kita kaji dan nanti kita akan serahkan langsung ke Presiden, karena memang arahan Bapak Presiden seperti itu," jelasnya.
Menurutnya, serikat buruh, serikat pekerja ini sangat bersemangat untuk membahas mengenai UU Cipta Kerja. Di samping itu, mereka sangat setuju dengan menciptakan lapangan kerja.
"Kalau dilihat semangat dari teman-teman serikat pekerja, serikat buruh semangatnya sama. Beliau setuju menciptakan lapangan kerja, tetapi beliau berharap mereka jangan sampai dirugikan, kan itu saja," katanya.
Ia menambahkan, Omnibus Law ini sangat jelas bagaimana menciptakan Indonesia ini menjadi ramah investasi.
"Tentu beliau sangat berharap supaya Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 itu jangan diotak-atik, itu permintaan beliau, saya kira ini sangat penting sekali," tutupnya.
BERITA TERKAIT
-
Bantu Pemulihan RSUD Syekh Yusuf Gowa, Pemprov Sulsel Suntik Rp1 M
-
Update Proyek Infrastruktur Sulsel: Ruas Panciro-Batas Makassar Sudah 83,35%
-
Tren Investasi Membaik, Sulsel Targetkan Rp22 Triliun di 2026
-
Sulsel Raih Penghargaan Terbaik 1 Creative Financing Regional Sulawesi 2026
-
Soal Polemik Seleksi Paskibraka, Pemprov Sulsel Tegaskan tak Ada Intervensi