Jumat, 16 April 2021 17:50

Polda Sulsel Jawab 'Pembiaran' Judi Sabung Ayam di Torut: Akan Kita Atensi

Kombes Pol E Zulpan
Kombes Pol E Zulpan

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan belum memberi keterangan lebih jauh. Namun ia menegaskan, laporan ini akan jadi perhatian Polda Sulsel.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Polda Sulsel angkat bicara terkait pembiaran judi sabung ayam di Toraja Utara. Polda berjanji memberi atensi terhadap keresahan warga ini.

"Terima kasih atas masukannya. Kita akan atensi," jawab Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan saat ditanya terkait polemik pembiaran judi sabung ayam di Torut, Jumat (16/4/2021).

Zulpan belum memberi keterangan lebih jauh. Namun ia menegaskan, laporan ini akan jadi perhatian Polda Sulsel.

Baca Juga

Polemik penanganan judi sabung ayam kian menghangat di Torut setelah Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja bereaksi keras. BPS menyoroti kinerja Polres Torut yang dinilai tak optimal menangani kasus ini.

"Kita ikut prihatin karena ini masih terjadi di masyarakat. Seharusnya kan aparat lebih tegas. Jangan sampai ada pembiaran," jelas Ketua Umum BPS Gereja Toraja Musa Salusu.

Musa memberi penilaian atas kinerja dua Polres di Toraja dalam menangani judi sabung ayam dan adu kerbau. Keduanya, Polres Tana Toraja dan Polres Toraja Utara

Ia menilai, pola penanganan kedua institusi ini jauh berbeda. Polres Tator tampak lebih agresif. Sehingga judi sabung ayam dan kerbau di daerah itu bisa diberantas dalam setahun terakhir.

"Di Tana Toraja penegak hukum tegas menindak judi sabung ayam, sehingga tidak ada berkeliaran. Kita apresiasi kinerja Kapolres (AKBP Sarly Sollu)," ujar Musa.

Berbeda dengan yang ditunjukkan Polres Torut. Polres Torut menurut Musa terkesan masih tebang pilih.

"Akhirnya kita lihat masih marak judi sabung ayam dan judi kerbau di Torut. Ini mengkhawatirkan kita. Kalau tidak ditangani dengan serius kan bisa menimbulkan masalah sosial di masyarakat," katanya.

Musa juga mengatakan bahwa seharusnya Polres Torut belajar pada Polres Tator cara mencegah judi sabung ayam.

"Mungkin malu lah pihak Polres Torut kalau saya katakan silakan ke Tana Toraja caranya basmi judi sabung ayam," bebernya.

Musa mengatakan bahwa adat dan budaya tidak bisa dijadikan alasan untuk bermain judi di dalamnya.

"Judi tetap judi. Kalau misalnya penegak hukum itu tidak bisa tegas yah di situlah masalahnya," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Tana Toraja AKBP Sarly Sollu yang dikonfirmasi mengucapkan terima kasih kepada BPS yang telah memberikan dukungan penuh untuk membasmi judi sabung ayam.

"Terima kasih atas apresiasi dari Ketua BPS, keberhasilan itu merupakan kesadaran masyarakat itu sendiri," katanya melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (14/4/2021).

Sementara itu kemarin, dituding tidak serius melakukan penindakan terhadap judi sabung ayam di Toraja Utara, Kapolres Torut AKBP Yudha Wirajati membantah klaim itu.

Ia mengatakan selama ini pihak kepolisian tidak pernah ragu menindaki pelaku judi sabung ayam. Polres Torut kata Dia, konsisten melakukan penindakan.

"Kami tetap konsisten selama ini untuk melakukan penindakan, selalu saya minta kepada tokoh masyarakat untuk bersinergi dengan pihak kepolisian. Supaya paham apa yang kami lakukan selama ini untuk memberantas sabung ayam," ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/4/2021).

 

Penulis : Muh. Chaidir
Editor : Muh. Syakir
#Polda Sulsel #Polres Torut #Judi Sabung Ayam
Berikan Komentar Anda