Senin, 19 April 2021 20:58

Hanya Lakukan Pembubaran Judi Sabung Ayam, Polres Torut Kembali Disorot Tokoh Agama

Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja Musa Salusu (ist)
Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja Musa Salusu (ist)

Langkah pembubaran yang dilakukan oleh Polres Torut saat pengrebekan bukanlah langkah hukum. Padahal sudah sangat jelas, bahwa judi melanggar hukum sehingga seharusnya diproses sesuai aturan yang berlaku.

TORUT, PEDOMANMEDIA- Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja Musa Salusu kembali mengkritisi Polres Toraja Utara soal penanganan judi sabung ayam. Dimana, Polres Torut hanya melakukan pembubaran setiap melakukan pengrebekan judi sabung ayam.

Musa mengatakan bahwa judi melanggar hukum. Sehingga juga harus diproses secara hukum.

"Itulah yang saya katakan ke utusan Kapolres minggu lalu, saya memberi contoh kalau ada orang berkelahi tidak cukup dikatakan bubar. Pelanggaran hukum yah di proses secara hukum," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/4/2021).

Baca Juga

Menurut Musa langkah pembubaran yang dilakukan oleh Polres Torut saat pengrebekan bukanlah langkah hukum.

"Segala bentuk perjudian itu melanggar hukum dan tentunya harus di proses secara hukum. Saya tidak tahu mengapa ini tidak dilakukan," katanya.

Sebelumnya kata Musa, ia dijanji Senin ini oleh Kapolres Torut AKBP Yudha Wirajati untuk berdiskusi. Namun tiba-tiba dicancel oleh Kapolres karena ada vicon dengan pihak Polda.

"Kita bersyukur kalau datang. Tidak datang pun kita tidak bermaksud harus datang. Kami mengeluarkan pendapat berdasarkan keluhan masyarakat. Jadi kami berharap pihak Kepolisian menerima secara positif dan bergerak dalam hukum," ungkapnya.

Sebelumnya Polres Torut pada Sabtu 17 April lalu melakukan pembubaran Judi sabung ayam di Tongkonan Ne' Rongko, Lembang Tondon Matallo, Kecamatan Tondon.

Dalam kegiatan itu Polres Torut tidak mengamankan satupun pelaku judi sabung ayam dan hanya membongkar tenda serta arena sabung ayam di lokasi.

Hal itu diakui lantaran di lokasi tengah berlangsung persiapan upacara adat, seorang warga meninggal dunia dan karena itu tindakan petugas hanyalah mengimbau agar pengampu acara tidak memfasilitasi para pejudi.

Selain itu, diakui juga saat tiba di lokasi para pejudi yang mengetahui kedatangan Polres langsung bubar. Sehingga tidak satupun yang bisa diamankan.

Berbeda dengan itu, Polres Tator pada Minggu 18 April justru mengamankan 4 orang terduga pelaku judi sabung ayam.

Mereka juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk beberapa ayam sabung serta pisau taji.

Penulis : Susanna Rulianti
Editor : Muh. Chaidir
#Judi Sabung Ayam #Ketua BPS Gereja Toraja Musa Salusu #Polres Torut
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer