Penyebab Kematian Gadis 18 Tahun di Bulukumba Tunggu Hasil Autopsi
Autopsi dilakukan untuk mengungkap kematian Irawati yang dinilai ada kejanggalan
BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Tim Forensik Polda Sulsel melakukan autopsi kematian gadis 18 tahun di Bulukumba, Irawati yang ditemukan tewas gantung diri. Kematian Irawati diduga ada kejanggalan.
Kuasa Hukum Korban, Jusman Sabir mengatakan pihaknya menduga kematian Irawati bukan karena bunuh diri. Sebab itu, pihaknya meminta jenazah Irawati untuk diautopsi.
"Ada kejanggalan terkait kematian korban. Dugaan sementara bukan bunuh diri tapi diduga dibunuh," kata Jusman Sabir, Selasa (13/10/2020).
"Kejanggalan itu, seperti banyak luka-luka di badan dan memar-memar. Ini tidak bisa dibiarkan. Ini nyawa. Apalagi kedua orang tuanya merantau ke Kalimantan," tambah pengacara yang juga Alumnus Fakultas Hukum Universitas 45 Makassar itu.
Jusman mengatakan, proses autopsi dilakukan dengan alasan untuk mengungkap apa penyebab dan motif di balik kematian Irawati.
Ia menyebut, langkah yang dilakukan bagaimana menjalin sinergitas Lolri, tim kuasa hukum dan keluarga korban untuk menyelesaikan kasus ini sampai terungkap.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Ph) Kasat Reskrim Polres Bulukumba Ipda Muhammad Dasri mengatakan bahwa proses autopsi telah selesai dilakukan.
"Untuk hasilnya kita menunggu Tim Forensik Polda Sulsel," katanya.
Sekadar diketahui, Irawati ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di rumahnya, di Jalan Sungai Kapuas, Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa (15/9/2020) lalu, sekira pukul 07.00 Wita.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
