Sabtu, 24 April 2021 16:20

Efek Badai Corona di India, Menkes: Kita Hadapi Ancaman Mutasi yang Mengerikan

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Yang paling mengkhawatirkan adalah mutasi baru dari India. Mutasi India ini akan menjadi gelombang baru Corona dunia.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bahwa badai Corona di India akan menjadi mutasi global. Indonesia juga harus bersiap menghadapi ancaman gelombang mutasi yang lebih mengerikan.

"Kita harus siap mengantisipasi semua kemungkinan itu. Badai Corona yang kini dihadapi India memungkinkan jadi mutasi global," terang Menkes, Sabtu (24/4/2021).

Mutasi global itu akan memicu masuknya varian ganda dari berbagai negara di dunia.

Baca Juga

Di antaranya B.1.1.7 dari Inggris, B.1.351 dari Afrika Selatan, P.1 dari Brazil serta varian mutasi ganda B.1.617 di India.

Yang paling mengkhawatirkan adalah mutasi baru dari India. Mutasi India ini akan menjadi gelombang baru Corona dunia. Ekskalasi dimungkinkan lebih luas dan cepat.

“Gelombang kasus di India dipengaruhi mutasi virus dan pelonggaran penegakan protokol kesehatan. Akibatnya penularan terjadi kembali dengan mutasi baru dan naik sangat tinggi," ujar Budi dilansir dari siaran pers di laman resmi Kemenkes, Sabtu (24/4/2021).

"Ini pelajaran bagi kita semua agar selalu berhati-hati mengamati laju penularan COVID-19 ini,” lanjutnya.

Budi menjelaskan, Indonesia secara agresif melakukan pemeriksaan Whole Genome Squencing (WGS).

Dengan cara ini akan diketahui lebih cepat karakteristik virus Covid-19, sehingga diharapkan dapat membantu mengurangi tingkat penularan dan meningkatkan kesembuhan.

Gelombang Corona di India terus menggila. Hari ini Jumat (23/4/2021) lebih dari 300.000 ribu orang terkonfirmasi positif Corona dalam sehari.

Angka ini merupakan rekor penambahan harian tertinggi di dunia sejak pandemi melanda bumi Februari 2020. Sebelumnya hari Kamis (22/4/2021), India juga mencatat rekor penambahan kasus Corona tertinggi di dunia, yakni 314.835 kasus dalam sehari.

Dikutip dari Reuters, lonjakan kasus Corona ini terjadi di tengah beredarnya kabar tentang kebakaran di sebuah rumah sakit di pinggiran Kota Mumbai, yang menewaskan 13 pasien.

Pada hari Rabu, sebanyak 22 pasien juga dilaporkan meninggal dunia karena insiden bocornya tangki oksigen di sebuah rumah sakit umum di Maharashtra.

"Ini suram. Ini sangat menyedihkan. Ada kekurangan tempat tidur ICU yang sangat ekstrem," ucap Menteri Kesehatan Chhattisgarh, T.S Singh Deo kepada Reuters.

Oksigen dan tempat tidur di rumah sakit menjadi langka, rumah sakit besar pun sampai memasang pemberitahuan bahwa mereka tidak memiliki ruangan lagi untuk pasien.

"Setiap orang berjuang untuk bertahan hidup dan berusaha untuk saling melindungi orang yang mereka cintai. Sedih sekali rasanya melihat situasi ini," kata Bhramar Mukherjee, seorang profesor biostastik dan epidemiolog di Universitas Michigan di Amerika Serikat.

Berdasarkan data Worldometers pada 24 April 2021, total kasus Corona di India sudah mencapai 16.263.695 kasus. Sementara total pasien yang sudah sembuh dilaporkan sebanyak 13.648.159 orang, sedangkan 186.928 lainnya meninggal dunia.

Editor : Muh. Syakir
#Menkes Budi Gunadi Sadikin #Corona India #Mutasi Baru Corona
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer