Minggu, 25 April 2021 23:06

Peradi dan LBH Makassar Komitmen Buka Layanan Pro Bono

Palu Hukum. (INT)
Palu Hukum. (INT)

Amanat pasal 22 ayat (1) Undang-Undang 18 Tahun 2003 menjadi alasan, Peradi serta LBH-Makassar melayangkan komitmen Pro Bono tersebut, utamanya bagi perempuan serta anak berhadapan dengan hukum.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - DPC Peradi, LBH Makassar serta LBH Peradi Makassar melayangkan komitmen untuk memberikan bantuan hukum cuma-cuma atau Pro Bono pada pencari keadilan.

Amanat pasal 22 ayat (1) Undang-Undang 18 Tahun 2003 menjadi alasan, Peradi serta LBH-Makassar melayangkan komitmen Pro Bono tersebut, utamanya bagi perempuan serta anak berhadapan dengan hukum.

Ketua DPC Peradi Makassar Jamil Misbah dalam keterangan tertulisnya pasca Konferensi Pers bersama via daring mengatakan, Peradi sebagai organisasi Advokat terbesar di Indonesia telah komitmennya untuk mendorong pemenuhan layanan bantuan hukum secara cuma-cuma (Pro bono) bagi pencari keadilan yang tidak mampu, dengan mengeluarkan kebijakan dan program organisasi khusus Pro Bono.

Baca Juga

"Dalam peraturan Peradi Nomor 1 Tahun 2010 sudah jelas, anggota Peradi wajib untuk membuka layanan Pro Bono. Kedua Peradi juga sudah membuka pusat bantuan hukum bagi pencari keadilan yang hendak mendapatkan Pro Bono," ujar Jamil.

Sementara itu, Direktur LBH Makassar Muhammad Haedir mengatakan berdasarkan catatan yang terkonfirmasi dengan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPA), sepanjang 2017-2019 tercatat 86 kasus perempuan dan anak yang berhadapan dengan hukum.

Khusus tahun 2019 LBH Makassar menerima 35 kasus, diantaranya 16 kasus KDRT, 15 kasus kekerasan seksual, serta 4 kasus anak sebagai pelaku tindak pidana, yang terjadi di sejumlah kota/kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat, diantaranya Kota Makassar dan Kab. Maros

'Berdasarkan hal tersebut maka LBH Makassar, DPC Peradi Makassar dan PBH PERADI Makassar terpanggil untuk fokus dalam memberikan layanan hukum secara cuma-cuma bagi perempuan dan anak yang berhadapan dengan hukum dalam kasus pidana," ujarnya.

Dimana dalam program itu juga LBH Makassar dan Peradi ke depan akan melibatkan sejumlah Advokat muda Peradi yang sebelumnya telah mengikuti “Pendidikan Lanjutan Khusus Profesi Advokat Dalam Penanganan Kasus Pidana yang melibatkan Perempuan dan Anak” atas kerjasama DPC Peradi Makassar, LBH Makassar dan Fakultas Hukum Unhas.

Sehingga layanan pro bono yang diberikan memenuhi standar kualitas berdasarkan berbagai peraturan perundang-undangan yang telah memberikan jaminan perlindungan hukum yang lebih dan khusus dalam penanganannya.

Penulis : Muh. Chaidir
Editor : Jusrianto
#Peradi Makassar #LBH Makassar #Layanan Pro Bono
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer