Rabu, 28 April 2021 16:51

Pemkot Makassar Diminta Evaluasi Bangunan tak Miliki IMB di Jalan Buru

Majelis Hakim saat meninjau perusakan ruko di Jalan Buru.
Majelis Hakim saat meninjau perusakan ruko di Jalan Buru.

Direktur Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi (Pukat) Sulsel Farid Mamma mengatakan Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Wali Kota Makassar untuk segera memerintahkan bawahannya segera menindaklanjuti hal tersebut.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi Sulsel mendesak Pemkot Makassar menindaklanjuti hasil fakta-fakta persidangan Kasus dugaan perusakan rumah toko (ruko) di Jalan Buru, Kecamatan Wajo, kota Makassar yang menyeret Edy Wardus sebagai terdakwa.

Dimana, Fakta persidangan menyebutkan Bangunan tiga lantai milik James Kontaria yang terletak di Jalan Buru No 98/130 yang dibangun oleh Edy Wardus tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Direktur Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi (Pukat) Sulsel Farid Mamma mengatakan Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Wali Kota Makassar untuk segera memerintahkan bawahannya segera menindaklanjuti hal tersebut.

Baca Juga

"Pemerintah Kota Makassar harus segera turun menindaklanjuti Fakta persidangan, yang dimana terdapat salah satu bangunan mewah terletak dijalan Buru itu tidak memiliki IMB jadi secara otomatis adalah bangunan liar," ucapnya saat dihubungi melalui via telepone, Rabu (28/4/2021).

Farid mengatakan setiap pemilik yang hendak mendirikan bangunan harus terlebih dahulu memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sesuai Perda no.5 tahun 2012.

Dimana, mendirikan bangunan tanpa IMB adalah suatu pelanggaran alasannya, karena memiliki pajak retrebusi tentu dan telah diatur dalam Perda.

"Mendirikan bangunan harus punya IMB dulu, kalau tidak, bangunannya harus langsung dirobohkan," tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tata Ruang Dan Bangunan (DTRB) Kota Makassar Husni Mubarak mengatakan terkait bangunan baru dijalan Buru Makassar tersebut hingga saat ini tidak memiliki IMB.

"Sampai saat ini (IMB) tidak ada, kalau ada permasalahan seperti itu pasti kita, tapi teman-teman juga bilang tidak ada IMB," sebutnya.

Ia mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melayangkan surat Ultimatum terhadap pemilik Bangunan tersebut guna meminta Dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Dari pihak kita tentunya pasti kita tanyakan itu, bahwa dengan adanya itu sangat pelanggaran paling tidak kita akan ultimatum," pungkasnya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Syahrir mengatakan pada saat pelaksanaan pembangunan terjadinya perusakan dan mereka tahu buktinya apa. Yang pertama, mereka ada di lokasi pada waktu korban menyampaikan ada perusakan. Kemudian mereka berdua datang kepada korban meminta maaf.

"Tak hanya itu, pembangunan dilakukan tanpa memiliki dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Betul ada pengakuan terdakwa jika dia yang mengurus IMB tapi faktanya tak ada dokumen IMB yang dimaksud," terang Syahrir.

Editor : Jusrianto
#PUKAT Sulsel #Perusakan Ruko di Jalan Buru #Pengadilan Tinggi Makassar
Berikan Komentar Anda