Minggu, 02 Mei 2021 11:10

Top Sepekan: Ombas Lempar Pesan Menohok, Daerah Ramai-ramai 'Blokir' Perbatasan

Perbatasan mulai dijaga ketat untuk mencegah oemudik. (ilustrasi.int)
Perbatasan mulai dijaga ketat untuk mencegah oemudik. (ilustrasi.int)

Dua berita menempati rating tertinggi di PEDOMANMEDIA pekan ini. Satu berita lainnya juga cukup direspons pembaca yakni fenomena judi sabung ayam di Torut.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pernyataan menohok Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang (Ombas) yang meminta pejabat mundur jika merasa tak mampu bekerja mendapat respons pembaca tertinggi pekan ini. Lalu disusul berita aksi tutup perbatasan jelang mudik oleh beberapa daerah.

Dua berita ini menempati rating tertinggi. Satu berita lainnya juga cukup direspons pembaca yakni fenomena judi sabung ayam di Torut.

Usai dilantik 26 April lalu, Ombas langsung mengumpulkan simpatisan. Ombas menegaskan ia ingin tancap gas. Ia mempersilakan siapa saja untuk mundur jika merasa tak mampu.

Baca Juga

"Saya tegaskan kepada seluruh pimpinan OPD agar bekerja melayani masyarakat pakai hati. Kalau tidak mampu bekerja silakan mengundurkan diri," tegas Ombas.

Ombas mengatakan, ia punya banyak PR berat untuk Torut. Ia butuh orang orang yang mau bekerja mewujudkan semua itu dalam lima tahun ke depan.

"Saya butuh orang yang mau bekerja. Disiplin. Itu saja," ketusnya.

Ombas juga berbicara banyak soal program prioritas. Mulai dari pembenahan kota Rantepao, transportasi kota hingga penegakan disiplin ASN.

"Tidak boleh ada pimpinan OPD tidak masuk kantor. Apalagi keluar perjalanan dinas tanpa seizin saya," pintanya.

Ombas mengungkapkan, salah satu prioritasnya di Kota Rantepao adalah pembenahan kebersihan. Ia menegaskan mulai besok ia tidak mau melihat ada lagi sampah-sampah yang berserakan di Rantepao.

"Kendaraan diparkir dengan baik dan benar. Nanti akan kita sosialisasikan kendaraan yang parkir sembarangan kita derek dan dikempeskan bannya," katanya.

Ia menjelaskan, semua itu penting untuk mewujudkan disiplin dan keteraturan transportasi dalam kota. Ombas juga menyinggung soal rencana pembangunan jembatan kembar di Malango Kota Rantepao. Ia menyebutkan ini akan menjadi konsen di awal awal pemerintahannya.

"Pembangunan alun2 kota Rantepao akan kita genjot. Kita akan jadikan ikon kabupaten Toraja Utara," jelasnya.

Tak hanya itu pembenahan Pasar Tradisional Bolu akan diupayakan masuk rencana strategis. Ombas berjanji memberi perhatian besar pada pasar ini agar bisa mendongkrak sektor ekonomi kerakyatan.

"Semua pimpinan OPD akan diundang untuk membedah program atau kegiatan di DPA-nya masing-masing. Kita juga akan deklarasikan kerja bakti setiap hari Jumat di seluruh lembang/desa dan kelurahan," paparnya.

Selain itu, Ombas menyampaikan rencananya menjalankan program kantor bupati mobile atau berpindah-pindah. Sasarannya kata dia, agar memudahkan pengurusan dokumen kependudukan bagi masyarakat di kecamatan.

Sementara itu sejumlah daerah sudah menutup perbatasan untuk mencegah gelombang mudik mulai 1 Mei. Pengetatan keluar masuk daerah tenyata dilakukan lebih cepat hingga banyak orang yang gagal curi star mudik.

Beberapa daerah di Sulsel sudah mulai mengaktifkan posko perbatasan mulai hari ini. Di perbatasan Makassar Maros dan 4 jalur tapal batas Makassar, Gowa dan Maros dilakukan penjagaan ekstra mulai besok.

Pergerakan orang keluar masuk akan diperketat. Hanya beberapa kelompok orang yang dibolehkan melintas perbatasan.

Mulai 3 Mei, mobil angkutan antardaerah juga dihentikan. Kecuali pengangkut logistik bahan pangan serta pegawai pemerintah dalam rangka tugas kedinasan.

Tak hanya Makassar Maros, 5 posko perbatasan di Kabupaten Bone juga diaktifkan mulai besok. Lalu Bulukumba juga menutup perbatasan mulai besok.

Jubir Satgas Covid-19 Bone Yusuf mengatakan, Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi selaku Ketua Satgas Covid-19 meminta posko pemeriksaan di pintu masuk Kabupatn Bone diperketat. Rencananya pemeriksaan itu akan dimulai pada tanggal 1 hingga 24 Mei 2021 mendatang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Bone itu menyebutkan, posko pemeriksaan yang dimaksud berada di wilayah Kecamatan Kajuara, Libureng, Lamuru, Ajangale dan Amali. Adapun pemeriksaan di Posko yakni kelengkapan sesuai SE Satgas Covid-19.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama unsur TNI dan Polri akan kembali mengaktifkan posko di perbatasan Kabupaten Bulukumba, yaitu di posko perbatasan Bantaeng, Sinjai dan Pelabuhan Bira Bulukumba-Selayar mulai 3 Mei.

Langkah ini ditempuh berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf di Kantor Bupati, Rabu 28 April 2021.

Peniadaan mudik berlaku pada tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Kemudian Satgas Covid-19 melakukan addendum surat edaran dengan tujuan mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 (22 April- 5 Mei 2021) dan H+7 (18-24 Mei 2021).

Untuk mengantisipasi pergerakan orang sebelum berlakunya peniadaan mudik, Pemerintah Kabupaten Bulukumba memutuskan akan memulai aktivitas posko di perbatasan pada hari Senin, 3 Mei 2021 sampai tanggal 24 Mei 2021.

Petugas di posko akan bertugas melakukan aktivitas pendataan kendaraan dan orang yang masuk di wilayah Kabupaten Bulukumba. Serta tugas sebagaimana yang telah diatur dalam Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 beserta Addendumnya.

Berikut beberapa hal yang menjadi pedoman bagi petugas posko dan pelaku perjalanan.

- Pelaku perjalanan yang memasuki wilayah Kabupaten Bulukumba harus menunjukkan surat keterangan pemeriksaan rapid test antigen yang berlaku 1x24 jam, dan dokumen perjalanan lainnya. Seperti surat keterangan dari desa bagi masyarakat dengan kriteria ibu hamil, izin jenguk orang sakit atau kunjungan kedukaan.

- Pelaku perjalanan bagi penugasan khusus (ASN) harus dibuktikan dengan surat tugas dari pimpinan.

- Tugas di posko perbatasan antara lain :

1) Pemeriksaan dokumen perjalanan

2) Penerapan protokol kesehatan

3) Pemeriksaan kesehatan dilakukan bagi pelaku perjalanan yang menunjukkan dokumen perjalanan secara acak oleh petugas jika diperlukan.

4) Pemeriksaan Oximeter dengan indikasi di bawah 95% saturasi dilakukan pemeriksaan lanjutan rapid tes antigen.

5) Jika hasil menunjukkan negatif boleh melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan dengan ketentuan melaporkan ke Pos Komando Desa/Kelurahan

6) Jika menunjukkan hasil positif rapid tes antigen maka tidak bisa melanjutkan perjalanan dan membuat notifikasi ke daerah asal jika dipulangkan.

Penulis : Andarias Padaunan - Saiful
Editor : Muh. Syakir
#Bupati Torut Yohanis Bassang #Ombas #Blokir Perbatasan #Mudik Lebaran 2021
Berikan Komentar Anda